Idul Adha di Pemasyarakatan Sulteng: Ribuan Warga Binaan dan Masyarakat Terima Daging Kurban

KABAR BANGGAI – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah mewarnai seluruh satuan kerja pemasyarakatan di Sulawesi Tengah. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kanwil Ditjenpas Sulteng) menyalurkan hewan kurban ke berbagai lapas, rutan, LPKA, hingga balai pemasyarakatan sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan nilai kebersamaan di lingkungan pemasyarakatan.

Puluhan hewan kurban berupa sapi dan kambing disembelih dan didistribusikan kepada warga binaan, anak binaan, keluarga warga binaan, pegawai, hingga masyarakat sekitar lapas dan rutan.

banner 900x250

Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Bagus Kurniawan, mengatakan Idul Adha menjadi momentum penting untuk menghadirkan nilai kepedulian dan kebersamaan di lingkungan pemasyarakatan.

“Idul Adha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga tentang berbagi dan memperkuat nilai kemanusiaan. Kami ingin warga binaan tetap merasakan perhatian, kebersamaan, dan kehangatan di hari raya,” ujar Bagus dalam keterangannya, Kamis (28/5/2026)

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak dalam penyaluran hewan kurban menunjukkan kuatnya dukungan terhadap pembinaan di lingkungan pemasyarakatan Sulawesi Tengah.

Di Lapas Kelas IIA Palu, dua ekor sapi disembelih, masing-masing berasal dari Koperasi Lapas Palu dan bantuan Bank BRI melalui Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng. Daging kurban dibagikan kepada 610 penerima manfaat.

Baca Juga Berita Ini:  Dorong Akselerasi Kinerja dan Layanan Pemasyarakatan, Kakanwil Ditjenpas Sulteng Lantik Empat Pejabat Manajerial

Sementara di Lapas Kelas IIB Ampana, seekor sapi bantuan Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, disalurkan kepada warga binaan dan masyarakat sekitar.

Kegiatan serupa juga berlangsung di sejumlah lapas dan rutan lainnya. Lapas Kelas IIB Luwuk menerima satu ekor sapi hasil kurban pegawai lapas dan satu ekor kambing dari masyarakat. Di Lapas Kelas IIB Toli-Toli, seekor sapi bantuan PT Golden Marine Jaya dibagikan kepada warga binaan.

Sedangkan di Lapas Kelas III Kolonodale dan Lapas Kelas III Leok, hewan kurban berasal dari partisipasi pegawai lapas sebagai bentuk solidaritas internal.

Di Lapas Kelas III Parigi, bantuan hewan kurban datang dari Polres Parigi Moutong dan Bank BRI Cabang Parigi yang menjangkau ratusan penerima manfaat.

Sementara itu, Lapas Perempuan Kelas III Palu menyalurkan daging kurban kepada 226 warga binaan perempuan dan masyarakat sekitar. Hewan kurban berasal dari Kepala Lapas Perempuan serta dukungan tambahan sapi dan kambing lainnya.

Baca Juga Berita Ini:  Kanwil Ditjenpas Sulteng Toreh Capaian 2025, Produk UMKM Warga Binaan Tembus Pameran Nasional

Di LPKA Kelas II Palu, dua ekor sapi bantuan Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kota Palu dibagikan kepada anak binaan, keluarga anak binaan, masyarakat sekitar, dan pegawai.

Kegiatan kurban juga berlangsung di Rutan Kelas IIA Palu, Rutan Kelas IIB Donggala, dan Rutan Kelas IIB Poso dengan melibatkan dukungan pemerintah daerah, perbankan, pegawai, hingga warga binaan.

Tak hanya lapas dan rutan, Balai Pemasyarakatan Kelas I Palu juga menyembelih dua ekor sapi hasil partisipasi pegawai untuk dibagikan kepada puluhan penerima manfaat.

Bagus Kurniawan menilai semangat berbagi yang tumbuh di lingkungan pemasyarakatan menjadi bagian penting dalam membangun pembinaan yang lebih humanis.

“Pembinaan bukan hanya soal menjalani pidana, tetapi bagaimana menghadirkan nilai sosial, kepedulian, dan kebersamaan. Kami ingin semangat Idul Adha ini dapat dirasakan seluruh warga binaan dan masyarakat sekitar,” katanya.

Melalui momentum Idul Adha, Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya membangun lingkungan pemasyarakatan yang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga humanis dan penuh nilai kebersamaan. ( Rilis Kanwil DitjenPas Sulteng ) **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *