KABAR BANGGAI – Puncak peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-79 Kabupaten Banggai berlangsung khidmat dengan upacara pengibaran bendera pada Jumat, 3 Januari 2024.
Acara ini digelar di lapangan upacara MTs Kabupaten Banggai dengan melibatkan siswa-siswa terbaik MTs sebagai petugas upacara.
Bupati Banggai, yang diwakili oleh Pj. Sekretaris Kabupaten Banggai, Ramli Tongko, bertindak sebagai pembina upacara. Upacara tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Drs. H. Suardi Kandjae, pimpinan Bank BRI dan BSI, perwakilan Kejaksaan Negeri, MUI, serta Kodim 1308/LB.

Dalam sambutannya, Ramli Tongko membacakan pesan Menteri Agama RI yang menyoroti momen penting berdirinya Kementerian Agama pada 3 Januari 1946. Hari Amal Bhakti mencerminkan nilai pengabdian dan komitmen Kementerian Agama untuk menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia.
Tahun ini, tema yang diusung adalah “Umat Rukun Menuju Indonesia Emas,” sejalan dengan cita-cita pemerintahan Prabowo-Gibran.
Pidato Menteri Agama menegaskan pentingnya peran Kementerian Agama dalam memperkokoh ideologi Pancasila, hak asasi manusia, toleransi, dan harmoni antarumat beragama.
Menteri juga menyoroti tantangan global, termasuk krisis lingkungan, perubahan iklim, dan konflik geopolitik, yang membutuhkan sinergi dari semua pihak, termasuk tokoh agama.
Kementerian Agama didorong untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan agama, memfasilitasi sarana peribadatan, dan memperkuat kampanye kerukunan di berbagai forum.
Deklarasi Istiqlal pada September 2024, yang ditandatangani oleh Paus Fransiskus dan Imam Besar Masjid Istiqlal, menjadi salah satu bukti nyata komitmen Indonesia dalam mempromosikan toleransi dan persatuan di tingkat global.

Upacara peringatan HAB kali ini juga menjadi pengingat akan pentingnya mendekatkan umat dengan nilai-nilai ajaran agamanya.
Menteri Agama menegaskan, semakin dekat umat dengan nilai agama, semakin sukses tugas Kementerian Agama. Sebaliknya, jika jarak antara ajaran agama dan kehidupan umat semakin lebar, itu menjadi tantangan yang harus segera diatasi.
Penutupan upacara ditandai dengan doa bersama untuk kesejahteraan dan harmoni bangsa, dipimpin oleh tokoh agama setempat.
Dengan semangat Hari Amal Bhakti, seluruh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Banggai berkomitmen untuk terus memperkuat kerukunan umat dan mendukung tercapainya Indonesia Emas pada tahun 2045.
Hari Amal Bhakti ke-79 menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang Kementerian Agama dalam membangun kehidupan beragama yang damai, toleran, dan harmonis di tengah keberagaman bangsa Indonesia. ( MAM) **







