KABAR BANGGAI – Bertempat di Aula II Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk, Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Lapas Luwuk resmi menjalin kerja sama strategis dalam layanan Payroll bagi pegawai.
Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Selasa (25/03/2025), yang bertujuan meningkatkan efisiensi pengelolaan gaji pegawai serta memberikan layanan perbankan yang lebih optimal.
Penandatanganan PKS dilakukan langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Efendi Wahyudi, dan Pimpinan Cabang BRI Luwuk, Said Salmin. Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak sepakat untuk mengimplementasikan kerja sama strategis yang telah disepakati di tingkat pusat serta mengoptimalkan pelayanan keuangan di Lapas Luwuk.

Kalapas Luwuk, Efendi Wahyudi, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memberikan kemudahan dan manfaat lebih bagi pegawai dalam mengakses layanan keuangan.
“Kami berharap seluruh pegawai mendukung proses ini agar transisi sistem Payroll berjalan lancar dan tanpa kendala.
Kerja sama ini tidak hanya memperkuat pengelolaan keuangan, tetapi juga memberikan keuntungan lebih bagi pegawai dalam memanfaatkan layanan perbankan dari BRI,” ujarnya.
Perpindahan sistem Payroll ke Bank BRI ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, yang menekankan pentingnya efisiensi dalam sistem pembayaran gaji pegawai.
Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Cabang BRI Luwuk, Said Salmin, menyampaikan bahwa PKS ini merupakan bagian dari komitmen BRI dalam memberikan layanan keuangan terbaik bagi instansi pemerintah dan pegawainya.

“Kami siap mendukung penuh pelaksanaan sistem Payroll di Lapas Luwuk dengan layanan perbankan yang cepat, aman, dan efisien. BRI juga siap mendukung penyediaan layanan bagi warga binaan, seperti layanan BRIZZI,” jelasnya.
Selain itu, pegawai juga dapat menikmati berbagai fasilitas keuangan, seperti kredit, layanan digital banking, dan program keuangan lainnya yang dapat membantu pengelolaan keuangan pribadi dengan lebih baik.
Tanggapan positif datang dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah yang turut memberikan apresiasi atas kerja sama ini.
“Kerja sama ini sangat penting dalam rangka mendukung peningkatan layanan di Lapas Luwuk. Ini adalah langkah maju dalam menciptakan sistem keuangan yang efisien dan transparan serta mempermudah akses bagi warga binaan dalam hal transaksi keuangan,” ungkapnya.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan jajaran Lapas Luwuk dapat merasakan manfaat dari layanan perbankan yang lebih modern dan efisien.
Selain itu, PKS ini juga menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai melalui layanan keuangan yang lebih profesional dan terintegrasi.( Red/Humas Lapas Luwuk) **







