Yahudi Memusuhi Semua Umat Manusia

Mereka juga mengkhianati setiap perjanjian perdamaian dan gencatan senjata yang telah disepakati dengan para pejuang Palestina. Semua itu menjadi bukti pengkhianatan mereka yang akan terus berlanjut dan bertambah.

 Saling Bermusuhan

banner 900x250

Permusuhan yang dahsyat sesungguhnya juga terjadi di antara sesama Zionis Yahudi. Permusuhan itu timbul karena mereka berebut kekuasaan, pengaruh, dan urusan-urusan dunia lainnya.

Di antara sesama mereka tertanam kebencian mendalam. Satu dengan lainnya saling menjegal dan menjatuhkan. Jika kita melihat mereka bersatu, itu sebenarnya hanya kamuflase saja. Jika kita melihat mereka kuat, itu hanya fatamorgana saja. Mereka sesungguhnya sangat lemah, rapuh dan sangat takut dengan kematian.

Hal itu disebut dalam firman Allah Ta’ala: “Dan Kami telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka (orang Yahudi) sampai hari kiamat.” (Q.S. Al-Maidah [5]: 64).

Baca Juga Berita Ini:  Gejala Kenaikan Harga Selama Ramadhan: Kebodohan atau Ketidakberdayaan?

Konflik yang selama ini dilancarkan Israel terhadap Palestina, khususnya di Gaza, ternyata membawa dampak balik yang signifikan bagi masyarakat Israel sendiri. Kekerasan yang terus-menerus dilakukan terhadap Palestina tidak hanya menimbulkan kecaman internasional, tetapi juga memicu ketegangan sosial, politik, dan ekonomi di dalam negeri Israel.

Dalam beberapa tahun terakhir ketegangan sosial dan politik di Israel semakin memanas. Masyarakat Israel terpecah menjadi beberapa kelompok dengan kepentingan yang saling bertentangan.

Kelompok ultra-ortodoks, nasionalis sayap kanan, dan liberal sekuler sering berseteru mengenai isu-isu seperti kebijakan terhadap Palestina, hukum agama, dan hak-hak minoritas. Ketegangan ini mencapai puncaknya sejak tahun 2024 hingga sekarang, ketika protes besar-besaran melanda kota-kota besar Israel, termasuk Tel Aviv dan Yerusalem.

Baca Juga Berita Ini:  Merancang Undang-Undang Perekonomian Nasional

Pada awal 2025 ini bentrokan antara kelompok ultra-ortodoks dan sekuler terjadi di Yerusalem, mengakibatkan puluhan korban jiwa. Situasi semakin buruk ketika milisi bersenjata dari kedua kelompok mulai muncul, menciptakan kekacauan yang sulit dikendalikan oleh pemerintah. Beberapa analis memprediksi bahwa Israel berada di ambang perang saudara.**

Imaam Yakhsyallah Mansur adalah Pembina Jaringan Ponpes Al-Fatah Se-Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *