Lapas Luwuk Gelar Skrining Massal Penyakit Menular, Pastikan Warga Binaan Sehat!

KABAR BANGGAI – Meski dalam suasana bulan Ramadan, semangat pelayanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk tetap tinggi. Pada Rabu, 5 Maret 2025, Lapas Luwuk berkolaborasi dengan Puskesmas Simpong dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai untuk menggelar skrining massal penyakit menular bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan ini berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.30 WITA dan menjadi bagian dari upaya pencegahan serta penanggulangan penyakit menular di dalam lapas.

banner 900x250

Dalam skrining ini, pemeriksaan HIV dilakukan bersamaan dengan pengobatan injeksi bagi tiga narapidana yang terinfeksi sifilis. Sebanyak 59 WBP, yang sebagian besar merupakan tahanan baru, menjalani pemeriksaan ini.

Skrining kesehatan secara rutin menjadi langkah penting untuk memastikan deteksi dini penyakit menular serta memberikan tindakan medis yang tepat guna mencegah penyebaran penyakit di lingkungan lapas.

Baca Juga Berita Ini:  PT KLS Hadir untuk Masyarakat,Sembako Tiga Desa Toili Barat dan Bantuan Ponpes Tahfidz

Kalapas Luwuk, Efendi Wahyudi, A.Md.I.P., S.Sos., M.Si., memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja tim perawat lapas serta Kasubsi Perawatan yang telah menjalankan tugasnya dengan baik.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan tanggung jawab dan sumpah sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam lingkup Kementerian Imgrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

“Upaya ini merupakan bagian dari janji kinerja kita sebagai pelayan masyarakat, terutama bagi warga binaan. Penyakit menular sangat berbahaya, sehingga sudah sepatutnya kita mengambil tindakan preventif seperti ini,” ujar Efendi Wahyudi.

Tanggapan positif juga datang dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, A.Md.I.P., S.Sos., M.A. Ia menekankan pentingnya langkah proaktif dalam menghadapi ancaman penyakit menular di dalam lembaga pemasyarakatan.

“Jajaran kita sepatutnya tanggap terhadap situasi dan kondisi saat ini, terutama terkait penyakit menular yang semakin meresahkan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin untuk meminimalisir risiko penyebaran penyakit,” ungkapnya.

Baca Juga Berita Ini:  Lapas Luwuk  Bersama Bapas Luwuk Gelar Tasyakuran Peringatan Hari Bakti Kemenimipas ke-1

Skrining yang dilakukan ini tidak hanya bertujuan untuk mendeteksi penyakit menular, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan para narapidana.

Dengan adanya kerja sama yang baik antara Lapas Kelas IIB Luwuk, Puskesmas Simpong, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, diharapkan upaya peningkatan kualitas kesehatan di dalam lapas dapat terus terjaga.

Kegiatan berjalan dengan aman dan tertib, menunjukkan bahwa pemenuhan hak kesehatan bagi warga binaan tetap menjadi prioritas utama. Lapas Luwuk berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan kesehatan guna menciptakan lingkungan yang sehat dan kondusif bagi seluruh warga binaan.Red/Humas-LPLuwuk **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *