Madrasah, terutama yang dikelola swasta sangat bergantung pada bantuan dari pemerintah dan masyarakat. Namun, daya dukung dari pemerintah masih sangat terbatas. Bantuan operasional sekolah (BOS) untuk madrasah seringkali lebih kecil dibanding sekolah umum. Selain itu, pencairannya pun tidak selalu tepat waktu sehinggga menghambat operasional sekolah.
Kelemahan dalam manajemen dan koordinasi antara lembaga terkait juga menambah permasalahan. Banyak madrasah swasta yang tidak memiliki akses langsung kepada sumber daya yang seharusnya tersedia bagi lembaga pendidikan. Ini termasuk akses ke pelatihan, pengembangan kurikulum, dan program digitalisasi pendidikan.
Padahal, madrasah memiliki potensi besar dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral. Dengan kombinasi antara pendidikan umum dan keagamaan, madrasah bisa menjadi model pendidikan yang holistik jika mendapatkan perhatian dan dukungan yang memadai dari pemerintah.
Rekomendasi Kebijakan
Dalam upaya mengatasi ketimpangan sebagaimana diuraikan di atas diperlukan adanya langkah konkret dan berkelanjutan dari pemerintah.
Pertama, peningkatan anggaran pendidikan untuk madrasah. Pemerintah perlu menambah alokasi anggaran untuk madrasah, baik negeri maupun swasta agar kualitas pembelajaran dan infrastruktur madrasah bisa ditingkatkan.
Kedua, kesetaraan akses pelatihan bagi para guru. Para guru di madrasah harus mendapatkan akses yang setara terhadap pelatihan dan pengembangan profesionalisme mereka.
Ketiga, standarisasi kesejahteraan guru. Dalam kaitan ini diperlukan adanya regulasi yang menjamin kesejahteraan minimal bagi semua guru, termasuk guru madrasah swasta.
Keempat, integrasi sistem pendidikan. Pada sisi ini diperlukan adanya koordinasi yang lebih baik antara Kemendikdasmen dan Kemenag untuk mengintegrasikan kebijakan dan program pendidikan agar tidak terjadi tumpang tindih dan disparitas kebijakan.
Kelima, penguatan lembaga pengawas dan evaluasi. Pada aspek ini pemerintah harus memiliki mekanisme evaluasi yang transparan dan objektif terhadap kondisi pendidikan di bawah kedua kementerian.
Tanpa intervensi serius dan komprehensif dari pemerintah, ketimpangan kualitas pendidikan antara sekolah umum dan swasta akan terus berlanjut dan menciptakan jurang sosial yang semakin lebar.
Maka, sudah saatnya pemerintah memperlakukan semua lembaga pendidikan secara adil dan proporsional, termasuk madrasah swasta, demi masa depan generasi bangsa yang lebih baik dan lebih cerah.**












