Kanwil Ditjenpas dan Ditjen Imigrasi Sulteng Perkuat Manajemen Talenta dan Pengembangan Karier Lewat ProASN

KABAR BANGGAI –  Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kanwil Ditjenpas Sulteng) bersama Kanwil Ditjen Imigrasi Sulteng memperkuat pengelolaan sumber daya manusia melalui Program Kebijakan Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN).

Sebanyak 23 ASN jajaran Pemasyarakatan mengikuti pengukuran kompetensi bersama sembilan ASN jajaran Imigrasi melalui kolaborasi dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Palu, Rabu (26/8/2026).

banner 900x250

Pelaksanaan ProASN tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Kepala BKN Nomor 6 Tahun 2026 tentang Profiling Aparatur Sipil Negara dalam rangka Percepatan Penerapan Manajemen Talenta Instansi Pemerintah untuk Mewujudkan Asta Cita dan Visi Kepala Daerah.

Kegiatan turut diikuti langsung Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Herman Mulawarman, dan Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sulteng, Arief Hazairin Satoto.

Bagi Herman, ProASN menjadi bagian penting dari upaya membangun tata kelola SDM yang lebih terukur. Ia menilai pemetaan tidak sekadar menghasilkan data mengenai kemampuan pegawai, tetapi dapat menjadi dasar untuk menentukan arah pengembangan kompetensi, perencanaan karier, hingga pengelolaan talenta ASN sesuai kebutuhan organisasi.

“ProASN ini merupakan bentuk komitmen kami untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mempercepat penerapan manajemen talenta ASN. Melalui profiling ini, kita ingin mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kompetensi, potensi, dan kekuatan setiap pegawai sehingga pengembangan SDM dapat dilakukan secara lebih tepat,” ujar Herman.

Baca Juga Berita Ini:  Sambut HUT RI ke-81, Lapas Luwuk Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Pegawai dan Warga Binaan

Ia menegaskan, hasil profiling nantinya perlu ditindaklanjuti secara konkret. Menurutnya, data yang diperoleh harus mampu menjadi instrumen bagi organisasi dalam menempatkan pegawai sesuai kompetensi dan potensinya, sekaligus membuka ruang pengembangan karier yang lebih terarah.

“Harapan kami, hasil profiling ini dapat menjadi bahan dalam menyusun strategi pengembangan kompetensi, perencanaan karier, dan pengelolaan talenta ASN. Pada akhirnya, kita ingin membangun organisasi yang semakin profesional, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan Pemasyarakatan yang berkualitas kepada masyarakat,” tegas Herman.

Senada, Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sulteng, Arief Hazairin Satoto, mendukung pelaksanaan ProASN sebagai bagian dari penguatan kualitas ASN di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (kemenimipas). Menurutnya, kolaborasi antarsatuan kerja dalam pelaksanaan program tersebut penting untuk memastikan pengembangan SDM berjalan secara terarah dan berkelanjutan.

“ProASN menjadi bagian penting dalam melihat potensi dan kompetensi ASN. Dengan adanya pemetaan yang baik, kita dapat mengetahui bagaimana pegawai dikembangkan dan diarahkan sesuai kebutuhan organisasi. Ini tentu menjadi bagian dari upaya kita bersama membangun ASN yang semakin profesional,” kata Arief.

Sementara itu, Kepala UPT BKN Palu, Assakhiyyu Rahman, menjelaskan bahwa ProASN menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN untuk mengukur sejumlah aspek, mulai dari kompetensi ASN, potensi, literasi digital, hingga Tripatha Karir yang di dalamnya mencakup Talent DNA.

Baca Juga Berita Ini:  Kanwil Ditjenpas Sulteng Gencarkan Eliminasi TBC, Warga Binaan Lapas Palu Jalani Rontgen Dada

“ProASN ini merupakan pengukuran menggunakan sistem CAT BKN. Yang diukur adalah kompetensi ASN, potensi, literasi digital, dan Tripatha Karir yang di dalamnya terdapat Talent DNA. Hasilnya digunakan untuk mendukung manajemen talenta secara nasional,” jelas Assakhiyyu.

Ia menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun dengan jajaran Kemenimipas dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, sinergi antara BKN dan Kemenimipas diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan profiling, tetapi dapat terus berlanjut dalam mendukung pengembangan karier ASN.

“Kami sedang memfasilitasi kegiatan ProASN pada jajaran Kemenimipas khususnya pada wilayah Sulawesi Tengah. Kami sebagai perpanjangan tangan dari BKN pusat sangat berterima kasih karena dapat berkolaborasi dengan Kemenimipas. Kami berharap kerja sama ini tetap terjalin, khususnya dalam peningkatan dan pengembangan karier ASN,” ungkapnya.

Pelaksanaan ProASN menjadi langkah awal bagi Kanwil Ditjenpas Sulteng untuk memastikan pengelolaan kebijakan SDM yang lebih objektif.

Ke depan, hasil pemetaan tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan kompetensi dan karier secara berkelanjutan, sekaligus memastikan potensi ASN ditempatkan dan dikembangkan untuk memperkuat kinerja organisasi serta kualitas pelayanan Pemasyarakatan kepada masyarakat.( Rilis Kanwil Ditjenpas Sulteng) **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *