KABAR BANGGAI – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk menggelar kegiatan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis pada Rabu (12/8/2026).
Program pelayanan kesehatan ini terlaksana atas kerja sama sinergis antara pihak Lapas Luwuk dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai.
Kegiatan yang berlangsung tertib dan antusias ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Kelas IIB Luwuk dalam menghadirkan pelayanan publik yang berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.
Melalui program ini, pihak lapas memastikan bahwa seluruh petugas maupun Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mendapatkan hak pelayanan kesehatan secara optimal dan merata.
Rangkaian pemeriksaan kesehatan gratis ini mencakup berbagai jenis layanan medis krusial. Tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai melakukan pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kadar kolesterol, skrining penyakit menular, hingga penapisan (skrining) penyakit Tuberkulosis (TBC).

Pemeriksaan diawali dari jajaran pegawai Lapas Luwuk untuk memastikan kesiapan fisik para petugas, kemudian dilanjutkan secara tertib kepada seluruh warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Muhammad Bahrun, menegaskan pentingnya menjaga kondisi fisik dan stamina di lingkungan pemasyarakatan.
Menurutnya, momentum peringatan hari kemerdekaan merupakan saat yang tepat untuk memperkuat kepedulian terhadap sesama melalui tindakan nyata yang bermanfaat langsung bagi seluruh penghuni lapas.
“Kesehatan merupakan aset yang sangat penting bagi kita semua. Oleh karena itu, dalam momentum peringatan HUT RI ke-81 ini, kami dari Lapas Luwuk menyelenggarakan bakti sosial Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Pelaksanaan diawali oleh jajaran pegawai dan dilanjutkan kepada seluruh warga binaan Lapas Luwuk. Kami berharap melalui kegiatan ini, seluruh jajaran pegawai maupun warga binaan senantiasa berada dalam kondisi sehat dan fit,” ujar Muhammad Bahrun.
Melalui sinergi yang terjalin erat dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang penanganan kesehatan preventif, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan humanis di wilayah Kabupaten Banggai.( imam) **






