Kuatkan Iman dan Harapan, Lapas Luwuk Gelar Ibadah Bersama Warga Binaan Kristen

KABAR BANGGAI  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk terus berkomitmen memberikan pembinaan kerohanian secara optimal bagi seluruh Warga Binaannya. 

Bertempat di Gereja El-Roy Lapas Luwuk, suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan ibadah bersama bagi Warga Binaan dan pegawai beragama Kristen, Rabu (23/9).

banner 900x250

Kegiatan ibadah pembinaan kepribadian ini bekerja sama dengan pihak Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) Kalvari Luwuk. 

Sebanyak 47 peserta yang terdiri dari Warga Binaan Kristen dan pegawai Kristen Lapas Luwuk hadir mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh sukacita.

Pelayanan mimbar dipimpin oleh Khadim Ev. Tanty Winarni bersama tim pelayanan GPDI Kalvari Luwuk yang berjumlah empat orang. 

Suasana peribadahan diawali dengan lantunan lagu-lagu pujian dan penyembahan yang membangkitkan semangat serta menguatkan iman para jemaat. 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif di bawah pengawasan ketat dari petugas Lapas Luwuk.

Dalam pelayanan Firman Tuhan, Khadim Ev. Tanty Winarni membawakan bacaan Alkitab yang terambil dari Lukas 7:36-50. 

Baca Juga Berita Ini:  "Pastikan Keamanan Kondusif, Kalapas Luwuk Beri Penguatan Tugas dan Fungsi kepada Jajaran"

Renungan disampaikan dalam bentuk khotbah interaktif dan sharing Alkitab bertemakan “Anugerah dan Iman kepada Yesus Kristus”. 

Pesan Firman Tuhan ini mengingatkan para Warga Binaan akan besarnya kasih, ampunan, serta anugerah Allah yang tidak terbatas bagi siapa saja yang mau datang dan percaya kepada-Nya.

Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun menegaskan pentingnya program pembinaan rohani ini sebagai fondasi utama dalam proses pembinaan mental Warga Binaan.

“Pembinaan kerohanian merupakan salah satu pilar penting di Lapas Luwuk. Kami ingin memastikan setiap Warga Binaan, tanpa terkecuali, mendapatkan haknya untuk beribadah dan membina imannya. 

Semoga melalui ibadah rutin ini, iman dan harapan mereka semakin dikuatkan, sehingga mereka memiliki kesiapan mental dan spiritual yang lebih baik saat kembali ke masyarakat kelak,” ujar Bahrun.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Subseksi (Kasubsi) Perawatan Narapidana dan Anak Didik Lapas Luwuk, Dian Angeli De’e selaku pendamping kegiatan menyampaikan apresiasinya atas sinergi dan pelayanan dari GPDI Kalvari Luwuk.

Baca Juga Berita Ini:  Siap Hadapi KUHP Baru, PPK Lapas Luwuk dan PK Bapas Luwuk Lakukan Koordinasi Strategis

“Kami sangat berterima kasih kepada Ev. Tanty Winarni dan tim GPDI Kalvari Luwuk yang senantiasa setia memberikan pelayanan spiritual. 

Pendampingan kerohanian ini menjadi wadah penguatan mental yang sangat berarti bagi para Warga Binaan dalam menjalani masa pembinaannya di sini,” ungkap Dian.

Salah satu Warga Binaan A peserta ibadah turut mengungkapkan rasa syukur dan kesannya seusai mengikuti kegiatan tersebut.

“Ibadah hari ini betul-betul menyentuh hati kami. Tema tentang anugerah dan iman memberi kami harapan baru bahwa di balik tembok ini, Tuhan tidak pernah meninggalkan kami. Kami merasa dikuatkan dan termotivasi untuk terus memperbaiki diri,” tuturnya.

Melalui program pembinaan kepribadian yang rutin dan berkelanjutan ini, Lapas Luwuk berharap seluruh Warga Binaan dapat terus bertumbuh dalam keimanan, memiliki sikap positif, serta siap menjadi pribadi yang lebih baik.( Lapas Luwuk )**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *