KABAR BANGGAI – Anggota DPRD Banggai dari Fraksi Gerindra Komisi III, Herdi Djiada, melontarkan kritik keras terhadap kinerja sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2025. Senin 6 April 2026.
Meski secara umum realisasi PAD melampaui target hingga 103 persen, ia menilai masih terdapat persoalan serius yang tidak boleh diabaikan, khususnya pada sektor retribusi daerah.
Dalam keterangannya, Herdi mengungkapkan bahwa capaian PAD terdiri dari Pajak Daerah sebesar 98 persen, retribusi daerah 88 persen, hasil pengelolaan kekayaan daerah mencapai 137 persen, serta lain-lain PAD yang sah sebesar 111 persen.
Namun di balik angka tersebut, terdapat ketimpangan mencolok pada kinerja OPD pengampu retribusi.
Ia menyoroti bahwa target retribusi daerah sejatinya ditetapkan oleh masing-masing OPD berdasarkan kajian potensi dan sumber pendapatan yang dimiliki.
Akan tetapi, pada akhir tahun anggaran, realisasi yang dicapai justru jauh dari harapan. Bahkan, rata-rata capaian sejumlah OPD disebut berada di bawah 50 persen, dengan beberapa dinas hanya mampu mencapai 1,5 persen hingga bahkan nihil alias 0 persen.
“Ini sangat memprihatinkan. Target ditetapkan sendiri, tapi realisasinya sangat rendah. Artinya ada persoalan serius dalam perencanaan maupun pelaksanaan di lapangan,” tegas Herdi.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator lemahnya kinerja dan tanggung jawab OPD dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah.
Ia menilai, jika urusan yang relatif terukur seperti PAD saja tidak mampu dicapai, maka patut dipertanyakan bagaimana dengan pelaksanaan tugas-tugas lainnya yang lebih kompleks.
Karena itu, Herdi mendesak kepala daerah untuk segera mengambil langkah tegas. Ia meminta agar Bupati Banggai menerapkan sistem reward dan punishment secara adil dan terukur kepada OPD berdasarkan kinerja yang ditunjukkan.
“Sudah saatnya ada ketegasan. OPD yang berkinerja baik harus diberikan penghargaan, sementara yang tidak mencapai target perlu dievaluasi bahkan diberi sanksi,” ujarnya.
Di sisi lain, Herdi juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan yang dinilai mampu menunjukkan kinerja optimal dengan capaian PAD mencapai 132 persen.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi contoh bagi OPD lainnya dalam meningkatkan kinerja dan tanggung jawab terhadap target yang telah ditetapkan.
Kritik ini diharapkan menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki sistem pengelolaan PAD ke depan, sehingga potensi pendapatan daerah dapat dimaksimalkan demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Banggai.( Mam) **













