Dari Balik Lapas untuk Masa Depan: Lapas Luwuk Salurkan Premi Hasil Kerja Warga Binaan

KABAR BANGGAI – Kerja keras dan keterampilan yang dilakukan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk mendapat apresiasi melalui penyaluran premi hasil kegiatan kerja kemandirian. Sebanyak Rp3.737.000 premi disalurkan kepada Warga Binaan sebagai bentuk penghargaan atas keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan kerja produktif di Lapas Luwuk. Pembagian premi dilaksanakan pada Senin, 7 September 2026, bertepatan dengan pelaksanaan apel pagi Tamping di Lapas Kelas IIB Luwuk.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Plh. Kepala Lapas Luwuk, Andi Abdul Muis, didampingi Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja Rudisantoso, Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja Heru Cahyono, serta diikuti oleh Warga Binaan.

banner 900x250

Premi disalurkan secara Non tunai melalu kartu Brizzi Warga Binaan. Premi yang diberikan merupakan bagian dari upaya Lapas Luwuk dalam memberikan penghargaan terhadap Warga Binaan yang aktif mengikuti kegiatan kerja kemandirian.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja keras, dan kemandirian.

Berbagai bidang kegiatan kerja yang dilaksanakan Warga Binaan meliputi pertanian konvensional dan hidroponik, laundry, pangkas rambut, tata boga, pengelasan, meubel, souvenir dan kerajinan, serta perikanan.

Dari berbagai bidang tersebut, Warga Binaan diberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan sekaligus menghasilkan produk dan jasa yang bernilai ekonomis.

Baca Juga Berita Ini:  *Bersih dari Narkoba Harga Mati, Lapas Luwuk Gelar Tes Urine Menyeluruh Pegawai dan Warga Binaan*

Menariknya, sebagian premi yang diterima tidak hanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga ditabung sebagai bekal ketika Warga Binaan telah menyelesaikan masa pidana dan kembali ke masyarakat.

 Hal ini menjadi bagian penting dari pembinaan agar Warga Binaan memiliki persiapan dan modal awal untuk menjalani kehidupan secara lebih mandiri setelah bebas.

Plh. Kepala Lapas Luwuk, Andi Abdul Muis, menyampaikan bahwa pembagian premi merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi Warga Binaan agar terus meningkatkan produktivitas.

 “Premi ini bukan hanya tentang nominal yang diterima, tetapi merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras dan keterampilan yang telah dilakukan Warga Binaan.

 Kami berharap sebagian dapat ditabung sebagai bekal ketika bebas nanti. Yang lebih penting, keterampilan yang diperoleh selama mengikuti kegiatan kerja dapat menjadi modal untuk membuka peluang usaha maupun bekerja setelah kembali ke masyarakat,” ujar Andi Abdul Muis.

Ia juga menambahkan bahwa Lapas Luwuk akan terus mendorong pengembangan kegiatan kerja kemandirian yang dapat memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan.

Baca Juga Berita Ini:  Bupati Banggai Serahkan Remisi Dasawarsa dan Remisi Umum bagi Warga Binaan Lapas Luwuk pada Momentum Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia

Salah seorang Warga Binaan berinisial N mengaku bersyukur mendapatkan premi dari hasil kegiatan kerja yang diikutinya.

Menurutnya, kesempatan untuk bekerja selama menjalani pembinaan memberikan pengalaman sekaligus motivasi untuk mempersiapkan kehidupan setelah bebas.

 “Saya bersyukur bisa mendapatkan premi dari hasil kerja selama di Lapas. Selain bisa membantu memenuhi kebutuhan, sebagian akan saya tabung untuk menjadi bekal ketika bebas nanti. Kegiatan kerja di sini juga membuat saya mendapatkan keterampilan yang mudah-mudahan bisa saya gunakan untuk mencari penghasilan setelah kembali ke masyarakat,” ungkap N.

Pembagian premi berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Bagi Warga Binaan, kesempatan untuk bekerja dan mendapatkan apresiasi atas hasil kerja menjadi bagian dari proses panjang untuk membangun kembali kepercayaan diri serta mempersiapkan kehidupan yang lebih baik.

Melalui kegiatan pembinaan kemandirian, Lapas Kelas IIB Luwuk tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga menanamkan semangat untuk berkarya, menabung, dan menatap masa depan. S

etiap hasil kerja yang diperoleh diharapkan menjadi langkah kecil yang membawa perubahan besar bagi Warga Binaan ketika kembali ke tengah-tengah masyarakat. ( Humas Lapas Luwuk ) **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *