Aksi Nyata Zero Halinar, Lapas Luwuk Gelar Ikrar Bersama dan Razia Kamar Hunian

KABAR BANGGAI  – Guna mempertegas komitmen pemberantasan barang terlarang, jajaran petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk menggelar pengucapan Ikrar Bersama yang dilanjutkan dengan razia besar-besaran di blok hunian Warga Binaan dengan melibatkan langsung Aparat Penegak Hukum (APH) pada, Jumat (8/5). Langkah ini diambil sebagai aksi nyata deteksi dini gangguan keamanan sekaligus upaya mewujudkan target Zero Halinar di lingkungan Lapas.

Kegiatan dimulai dengan apel pagi yang diikuti oleh seluruh jajaran petugas Lapas Luwuk. Di hadapan perwakilan dari unsur TNI, Polri, dan Pemda Banggai yang hadir sebagai saksi, seluruh petugas dengan lantang mengucapkan ikrar janji setia untuk menjaga marwah Pemasyarakatan dan berkomitmen penuh mewujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

banner 900x250

Penguatan integritas ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap petugas menjadi benteng pertama dalam mencegah masuknya barang terlarang, serta menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi oknum yang mencoba bermain-main dengan aturan.

Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Muhammad Bahrun menyampaikan bahwa kehadiran APH dalam kegiatan ini adalah bentuk transparansi dan sinergitas yang kuat. “Ikrar ini adalah janji moral kami sebagai petugas.

Baca Juga Berita Ini:  Tegaskan Integritas, Satops Patnal Lapas Luwuk Resmi Dikukuhkan

Dengan disaksikan oleh rekan-rekan APH, kami ingin menegaskan bahwa Lapas Luwuk serius dalam melakukan pembersihan secara internal maupun eksternal,” ujar Bahrun.

Segera setelah prosesi ikrar selesai, tim gabungan yang terdiri dari petugas Lapas dan personel APH langsung bergerak menuju blok hunian. Razia dilakukan secara mendalam, menyisir setiap kamar dan area yang dianggap rawan.

Setiap sudut ruangan diperiksa dengan teliti untuk memastikan lingkungan Lapas benar-benar steril dari barang-barang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.

Di sela-sela kegiatan penggeledahan, Aiptu Karyadi, Babinkamtibmas Polres Banggai, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif yang diambil oleh pihak Lapas Luwuk.

“Kami dari pihak Kepolisian sangat mengapresiasi dan mendukung penuh langkah tegas yang diambil oleh Lapas Luwuk hari ini. Kehadiran kami di sini adalah bentuk sinergi nyata antar-aparat penegak hukum untuk memastikan lingkungan Lapas tetap kondusif,” ujar Aiptu Karyadi saat memberikan keterangan.

Baca Juga Berita Ini:  Berani atau Tidak? Gubernur Menghadapi Tambang Siuna

Meskipun dilakukan secara mendadak dan ketat, penggeledahan tetap mengedepankan prosedur operasional standar (SOP) yang humanis. Tindakan tegas ini merupakan bagian dari deteksi dini gangguan keamanan sekaligus upaya menjaga kondusivitas di dalam Lapas.

Tidak hanya melakukan penggeledahan fisik, Lapas Luwuk juga memperketat pengawasan melalui pengecekan medis. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan tes urine secara acak dan menyeluruh kepada para Petugas maupun Warga Binaan.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa lingkungan kerja dan area hunian benar-benar bersih dari penyalahgunaan narkotika.

Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang yang berpotensi menyulut gangguan keamanan. Barang-barang tersebut di antaranya adalah sendok besi, gunting, pisau rakitan, serta korek gas.

Barang-barang hasil temuan dalam razia tersebut kemudian diinventarisir dan didokumentasikan untuk segera dimusnahkan. Langkah nyata ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap kredibilitas Lapas Kelas IIB Luwuk dalam menjalankan fungsi pembinaan yang bersih dan berintegritas. (Humas LP Luwuk)**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *