Wardani Murad Desak Keselamatan Anak Sekolah Jadi Prioritas Utama, Jembatan ‘Maut’ Masungkang Harus Segera Dibangun!

KABAR BANGGAI  – Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banggai, Wardani Murad Husain, kembali menyuarakan keprihatinan mendalam terkait buruknya infrastruktur yang mengancam keselamatan warga, khususnya anak-anak sekolah.

Dalam rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada Selasa, 18 November 2025, Wardani mendesak agar pembangunan jembatan penghubung Desa Masungkang (Kecamatan Batui Selatan) dan Desa Ondo Ondolu (Kecamatan Batui) menjadi agenda prioritas utama dalam belanja modal tahun anggaran 2026.

Aspirasi ini bukan hal baru; kondisi akses jembatan yang tidak tersedia telah memaksa anak-anak Desa Masungkang bertaruh nyawa menyeberangi derasnya arus sungai demi mencapai sekolah.

Situasi miris ini sempat viral di berbagai platform media sosial dan menarik perhatian media nasional, termasuk Kompas TV, pada September 2023. Saat itu, Pemerintah Kabupaten Banggai sempat menjanjikan penganggaran pembangunan jembatan tersebut.

“Kondisi ini jangan dibiarkan, ini menyangkut keselamatan anak-anak sekolah di wilayah itu. Sudah cukup lama warga menanti adanya fasilitas jembatan penghubung, kiranya Pemda dapat mengakomodir,” pinta Wardani dengan tegas.

Baca Juga Berita Ini:  Inovasi GILAAS, Desa Teku Berbenah Jadi Desa Bersih, Aman, dan Sehat Menuju Pintu Masuk Bualemo

Ia menekankan bahwa sejak tahun 2005, anak-anak di desa tersebut terpaksa menyeberang sungai, dan saat banjir tiba, mereka otomatis tidak bisa bersekolah, menyebabkan kerugian pelajaran yang signifikan.

Mengutip keterangan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Banggai, Muhlis Pampawa, pada tahun 2023, perencanaan pembangunan jembatan memang belum dilakukan karena alasan keterbatasan anggaran.

Namun, bagi Wardani, persoalan keselamatan dan pendidikan tidak bisa ditunda hanya karena proyek multiyears. Ia menilai, jembatan penghubung dua desa tersebut adalah kebutuhan yang sangat fundamental dan harus diakomodir dalam belanja modal jalan, irigasi, dan jaringan tahun 2026.

Selain mendesak pembangunan jembatan Masungkang, politisi vokal ini juga menyoroti kondisi jembatan usaha tani di Desa Uwelolu, Kecamatan Toili Jaya.

Wardani meminta Pemda segera memperbaiki jembatan penghubung ke areal persawahan warga karena kondisinya sudah tidak layak pakai dan secara signifikan menghambat transportasi pengangkutan hasil pertanian.

“Infrastruktur semacam ini yang harus di prioritaskan untuk menunjang kesejahteraan para petani. Dalam hal ini terkait aksesibilitas, efisiensi distribusi, dan peningkatan nilai ekonomi hasil panen,” jelasnya, menegaskan pentingnya akses yang memadai untuk mendukung sektor pertanian lokal.

Baca Juga Berita Ini:  Evakuasi Dramatis 9 ABK, Kapal KM Harapanku Mekar Terbakar Hebat di Pelabuhan Luwuk

Menanggapi desakan dari Wakil Ketua Banggar tersebut, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Moh. Ramli Tongko, menjelaskan bahwa belanja infrastruktur pada Tahun Anggaran 2026 akan didominasi oleh pekerjaan proyek multiyears.

Proyek-proyek tersebut mencakup Pembangunan Rumah Sakit Luwuk dan Pembangunan akses jalan Lumpoknyo-Pasar Tua, yang bertujuan untuk mengurai kemacetan di Kota Luwuk.

“Anggaran yang terbatas, sehingga Pemda memprioritaskan pembangunan Rumah Sakit Luwuk dan akses jalan Lumpoknyo-Pasar Tua,” tutur Ramli Tongko, membenarkan bahwa alokasi dana akan terfokus pada proyek-proyek strategis tersebut.

Namun, Wardani Murad tampaknya tidak puas dengan jawaban tersebut. Baginya, tidak ada prioritas yang lebih mendesak daripada keselamatan nyawa anak-anak sekolah dan dukungan nyata terhadap kesejahteraan petani melalui infrastruktur dasar yang layak.

Aspirasi ini kini menjadi pekerjaan rumah yang serius bagi Pemda Banggai untuk menemukan titik temu antara proyek strategis jangka panjang dan kebutuhan mendesak masyarakat di tingkat desa.( Rilis Nas)**

Editor : Imam   Penerbit : kabarbanggai.Com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *