Sinergi Ramadan, PT KFM Pererat Silaturahmi dan Komitmen Keterbukaan Bersama Jurnalis Banggai

KABAR BANGGAI  – Di bawah langit senja Pantai Maahas yang tenang, kehangatan terpancar dari sebuah pertemuan lintas profesi. PT Koninis Fajar Mineral (KFM) memanfaatkan momentum suci Ramadan 1447 H untuk memperkuat simpul silaturahmi dengan para insan pers di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, pada Minggu (8/3/2026).

Acara buka puasa bersama yang digelar di salah satu kafe kawasan pesisir ini bukan sekadar rutinitas seremonial. Mengusung tema “Mari Bersama Kita Tingkatkan Amal Ibadah dan Silaturahmi Kita, Serta Meraih Keutamaan di Bulan Suci Ramadan,” kegiatan ini menjadi jembatan komunikasi antara dunia industri pertambangan dan pilar keempat demokrasi.

Hadir dalam kegiatan tersebut, jajaran manajemen inti PT KFM, termasuk Kepala Cabang Aprianus Lande dan Kepala Teknik Tambang (KTT) Nazmi Ramadani. Suasana semakin khidmat dengan kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banggai, H. Suardi Kandjai, yang juga bertindak sebagai ketua panitia pelaksana.

Dalam tausiyah singkatnya, H. Suardi Kandjai menekankan filosofi berbagi di bulan Ramadan. Ia menjelaskan bahwa memberi makan orang yang berpuasa adalah amalan dengan ganjaran pahala yang luar biasa.

“Pahalanya menyerupai pembebasan seorang budak. Namun lebih dari itu, esensi dari kegiatan yang diikuti oleh sekitar 15 media ini adalah menjaga kerukunan. Hubungan yang harmonis antara perusahaan dan media adalah kunci agar informasi yang sampai ke masyarakat bersifat edukatif dan akurat,” ujar Suardi.

Baca Juga Berita Ini:  16 Warga Binaan Lapas Kelas IIB Luwuk Mendapatkan Amnesti Presiden Prabowo

Kepala Teknik Tambang PT KFM, Nazmi Ramadani, dalam sambutannya menegaskan komitmen perusahaan terhadap keterbukaan informasi. Menyadari bahwa industri ekstraktif sering kali dipandang secara skeptis, Nazmi menegaskan bahwa PT KFM sejak awal kehadirannya di tahun 2020 selalu mengedepankan prinsip operasional yang akuntabel.

“Kami tidak pernah menutup diri. Siapa pun, termasuk rekan-rekan jurnalis, kami persilakan datang melihat langsung bagaimana aktivitas kami di lapangan,” tegas Nazmi.

Lebih lanjut, ia memaparkan data kontribusi perusahaan terhadap penyerapan tenaga kerja. Saat ini, PT KFM mempekerjakan sekitar 1.200 karyawan, di mana 72 persen di antaranya merupakan putra daerah asli Kabupaten Banggai. Hal ini membuktikan bahwa keberadaan tambang nikel tersebut memberikan dampak ekonomi riil bagi masyarakat lokal.

PT KFM tidak ingin menjadi perusahaan yang datang lalu pergi begitu saja. Nazmi menekankan visi jangka panjang perusahaan untuk mengelola cadangan nikel Banggai sebagai bagian dari rantai pasok global, terutama untuk kebutuhan kendaraan listrik yang ramah lingkungan.

Baca Juga Berita Ini:  Pernyataan Kadis DKISP Banggai Terkait Kerusakan Sarana Publik Alun Alun

“Kita diberkati dengan kandungan nikel yang berkualitas baik. Harapan kami, Banggai bisa menjadi cikal bakal kawasan pertambangan yang tidak hanya produktif secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan dan ramah lingkungan,” tambahnya.

Dukungan dan sinergi ini disambut hangat oleh komunitas pers. Sekretaris PWI Kabupaten Banggai, Imam Muslik, mewakili berbagai organisasi profesi seperti PWI dan AJI, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi PT KFM dalam menggandeng media.

“Sinergi ini sangat penting. Kami sebagai jurnalis membutuhkan dukungan dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik, dan komunikasi terbuka seperti ini memudahkan kami dalam melakukan verifikasi serta penyebaran informasi yang berimbang,” kata Imam.

Acara yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan sesi dialog interaktif, penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan media, serta foto bersama sebagai simbol soliditas. Melalui kegiatan ini, PT KFM membuktikan bahwa di balik deru mesin tambang, terdapat komitmen kemanusiaan dan kemitraan yang tetap terjaga di bulan yang penuh berkah. ( MAM)**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *