KABAR BANGGAI – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai menggelar rangkaian kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Bertempat di halaman Kantor Kemenag Banggai, Rabu (17/12/2025), suasana tampak antusias dengan dibukanya layanan Pasar Murah dan aksi Donor Darah sebagai bentuk pengabdian kepada umat.
Kegiatan Pasar Murah ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Kementerian Agama Kabupaten Banggai dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Banggai. Mengusung tema “Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan Pengendalian Inflasi Daerah“, agenda ini menjadi bukti nyata kuatnya hubungan sinergitas yang selama ini terbangun antara Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai dan jajaran Kemenag.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai, Drs. H. Suardi Kandjae, M.Pd, membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa inisiatif ini merupakan implementasi dari visi Menteri Agama RI dalam memberikan pelayanan yang berdampak langsung bagi kemaslahatan masyarakat luas.
“Kami berkoordinasi erat dengan Pemerintah Daerah untuk menghadirkan pasar murah ini di lingkungan kantor kami. Momentum HAB ke-80 ini istimewa karena mempertemukan perwakilan dari seluruh umat beragama dalam semangat kebersamaan,” ujar Suardi Kandjae di hadapan awak media.
Pasar murah yang digelar khusus untuk pemegang kupon ini menyediakan berbagai komoditas pokok dengan harga terjangkau. Dinas Perdagangan dan Perindustrian Banggai menyiapkan stok berupa:
- Beras Kita (Premium) dan Beras Medium
- Gula Pasir
- Minyak Goreng
- Telur Ayam
Sebanyak 350 lembar kupon telah didistribusikan kepada warga yang membutuhkan. Antusiasme masyarakat terlihat dari antrean yang tertib sejak pagi hari.
Langkah ini dinilai efektif dalam membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah upaya pengendalian inflasi daerah.
Selain pemenuhan kebutuhan pangan, Kemenag Banggai juga menunjukkan kepedulian di sektor kesehatan melalui aksi donor darah. Suardi Kandjae menjelaskan bahwa kegiatan ini berangkat dari realitas di lapangan di mana stok darah seringkali mengalami kekurangan saat masyarakat dalam kondisi darurat.

“Donor darah ini adalah pelayanan kemanusiaan yang sangat krusial. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Kemenag tidak hanya dirasakan dalam urusan administratif keagamaan, tetapi juga sebagai penyambung nyawa bagi sesama yang membutuhkan stok darah,” tambahnya.
Kegiatan ini mencatatkan sejarah baru bagi Kemenag Banggai. Meski kerja sama dengan Pemda sudah sering dilakukan, pelaksanaan Pasar Murah dalam rangka HAB ini adalah yang pertama kalinya digelar berkat koordinasi yang sangat baik.
Momentum ini diharapkan terus berlanjut sebagai tradisi tahunan yang mengedepankan aspek sosial dan solidaritas antarumat beragama di Kabupaten Banggai.( Imam ) **







