Perkuat Nasionalisme: Petugas dan Warga Binaan Lapas Luwuk Peringati Hari Kesaktian Pancasila

KABAR BANGGAI – Suasana khidmat dan penuh persatuan menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk, Kanwil Ditjenpas Sulteng, saat seluruh petugas dan ratusan Warga Binaan melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Rabu, 1 Oktober 2025. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai Pancasila mampu menyatukan berbagai elemen, bahkan di balik jeruji besi.

Upacara yang digelar di lapangan blok hunian Lapas Luwuk ini berlangsung tertib dan lancar, dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Luwuk. Uniknya, seluruh peserta upacara mulai dari petugas, staf, pengamanan hingga Warga Binaan berdiri tegap bersama-sama, menunjukkan kekompakan dan rasa nasionalisme yang mendalam. Mereka bersama-sama mengibarkan Bendera Merah Putih dan mengucapkan ikrar kesetiaan terhadap ideologi negara.

banner 900x250

Kepala Lapas Luwuk, dalam amanatnya, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan. “Ini adalah momentum untuk meneguhkan kembali komitmen kita dalam menjaga keutuhan bangsa dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila,” ujarnya.

Baca Juga Berita Ini:  Paradoks Banggai: 1,5 Miliar di Meja Pejabat, Mi Instan di Meja Rakyat

Ia menekankan bahwa Pancasila harus menjadi panduan moral bagi seluruh petugas dalam menjalankan tugas, dan bagi Warga Binaan sebagai bekal untuk kembali menjadi anggota masyarakat yang baik.

Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan upacara ini. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan revolusi Pemasyarakatan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

“Kami sangat mengapresiasi kekompakan yang ditunjukkan oleh jajaran Lapas Luwuk, baik petugas maupun Warga Binaan. Pancasila bukan sekadar simbol, tetapi jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia,” tegas Bagus Kurniawan.

Keterlibatan aktif para Warga Binaan dalam seluruh rangkaian upacara ini disambut baik. Salah seorang perwakilan Warga Binaan menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan mereka kesempatan untuk merefleksikan diri dan memperkuat rasa memiliki terhadap bangsa.

Baca Juga Berita Ini:  Usai Aniaya Perempuan, Warga Luwuk Masuk DPO! Polres Banggai Ancam Tindakan Tegas Jika Tak Menyerahkan Diri

“Kami mungkin berada di sini karena kesalahan masa lalu, tapi semangat kami untuk Pancasila tidak pernah padam. Hari ini kami berdiri bersama para Bapak/Ibu Petugas, membuktikan bahwa kami semua adalah putra-putri Indonesia yang menjunjung tinggi persatuan,” kata Warga Binaan tersebut.

Lapas Luwuk berharap, kegiatan kebersamaan seperti ini dapat terus dilakukan untuk membangun karakter Warga Binaan agar lebih berintegritas dan memiliki rasa tanggung jawab sosial yang tinggi, menjadikan mereka insan yang lebih baik dan siap kembali ke tengah-tengah masyarakat. Red/Humas-LPLuwuk***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *