Natal Nasional Virtual di Lapas Luwuk, Menginspirasi Dengan Pesan Kasih dan Pengampunan

KABAR BANGGAI  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk turut memeriahkan Perayaan Natal Nasional untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang diadakan secara virtual.

Ribuan WBP Nasrani dari berbagai Lapas dan Rutan di seluruh Indonesia mengikuti ibadah ini melalui platform Zoom, termasuk di Gereja El-Roy Lapas Luwuk.

banner 900x250 banner 900x250

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 12.30 WITA ini diselenggarakan berdasarkan arahan dari surat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Nomor PAS.4.PK.05.01_1453.
Perayaan dimulai dengan doa pembukaan oleh Pendeta Batara Sihombing, dilanjutkan sambutan oleh Dr. Cecilia TA Sianawati, SH, MA, dan Wakil Menteri Koordinator Kementerian Hukum dan HAM, Prof. Dr. Otto Hasibuan, SH, MH, yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut.

Tema Natal tahun ini, “Kasih dan Pengampunan Membawa Pemulihan,” menghadirkan pesan mendalam yang disampaikan oleh Pendeta Dr. Niko Nyotoroharjo.

Baca Juga Berita Ini:  UMKM Lapas Luwuk Bagikan Takjil Ramadhan

Dalam khotbahnya, Pdt. Nyotoroharjo mengutip Yohanes 3:16 untuk menegaskan kasih Allah yang begitu besar bagi dunia.

Ia menekankan pentingnya kasih dan pengampunan sebagai jalan untuk pemulihan diri, baik secara spiritual maupun sosial.

Pesan ini memberikan harapan baru bagi para WBP, mendorong mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

Kepala Lapas Luwuk, Efendi Wahyudi, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Natal Nasional ini.

“Perayaan ini memberikan kesempatan bagi WBP untuk mempererat hubungan spiritual dengan Tuhan dan sesama.

Kami berharap kegiatan seperti ini terus diadakan sebagai bagian dari pembinaan karakter dan spiritual,” ujar Kalapas.

Efendi juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi WBP untuk merenungkan nilai-nilai kasih dan pengampunan yang dapat membawa perubahan positif dalam kehidupan mereka.

Baca Juga Berita Ini:  Lapas Luwuk Panen Asa: Budidaya Jagung Manis Jadi Senjata Baru Hadapi Krisis Pangan

Selama perayaan, kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Pegawai Lapas Luwuk, termasuk Dian Angeli Dee, Alvent Panglamba, Lonaike Sunang, dan Reyvaldo Budiman, berperan sebagai pembina dan pengawas untuk memastikan jalannya acara sesuai rencana.

Acara ini menegaskan komitmen Kementerian Hukum dan HAM dalam pembinaan berbasis nilai-nilai agama.

Dengan mengutamakan kasih dan pengampunan, perayaan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi WBP untuk menjalani hidup yang lebih baik dan penuh harapan.

Melalui kegiatan seperti ini, Lapas Luwuk menunjukkan dedikasinya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga mendukung proses rehabilitasi spiritual para WBP. (Red/Humas-LPLuwuk )**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *