Menuju Dapur Sehat, Lapas Luwuk Jalani Survei Sertifikasi Laik Higiene

KABAR  BANGGAI  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk terus tingkatkan kualitas pelayanan bagi Warga Binaan, khususnya dalam aspek pemenuhan gizi dan kesehatan. Hal ini dibuktikan dengan dilaksanakannya survei penilaian sertifikasi laik higiene sanitasi jasa boga pada dapur Lapas, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banggai, Sabtu (14/03).

Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai melakukan peninjauan langsung ke area dapur untuk melihat standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan makanan. Survei ini mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari kebersihan bangunan dapur, sumber air bersih, proses penyimpanan bahan makanan, hingga teknik penyajian yang higienis.

banner 900x250

Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Muhammad Bahrun menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi oleh Warga Binaan telah memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Sertifikat Laik Higiene ini sangat penting sebagai jaminan kualitas pelayanan kami. Kami ingin memastikan dapur Lapas Luwuk bukan sekadar tempat memasak, tetapi merupakan fasilitas yang bersih, sehat, dan memenuhi standar jasa boga,” ujarnya.

Baca Juga Berita Ini:  Bawaslu dan KPU Bungkam! Cuti Petahana AT-FM di PSU Banggai Diduga Tak Pernah Ada

Sementara itu, Ketua Tim Survei dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Isma memberikan apresiasi atas kondisi dapur dan kesiapan administratif yang ditunjukkan oleh pihak Lapas.

“Berdasarkan pengamatan awal kami di lapangan, pengelolaan dapur di Lapas Luwuk sudah menunjukkan progres yang sangat positif. Kebersihan area pengolahan terjaga dengan baik, dan yang paling penting adalah adanya komitmen kuat dari petugas untuk mengikuti standar sanitasi yang berlaku,” ujar Isma.

Selain pengecekan fisik fasilitas, petugas kesehatan dari Dinkes Banggai juga memberikan edukasi kepada petugas dapur dan Warga Binaan yang bertugas (tahan pendamping) mengenai pentingnya menjaga personal hygiene saat mengolah makanan. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kontaminasi dan menjamin makanan yang didistribusikan tetap steril.

Langkah progresif yang diambil Lapas Luwuk ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan. Beliau menyampaikan bahwa upaya sertifikasi ini merupakan perwujudan nyata dari komitmen jajaran Pemasyarakatan dalam memberikan layanan kemanusiaan yang layak.

Baca Juga Berita Ini:  Kerja Keras Berbuah Manis, Polres Banggai Sukses Sabet Dua Penghargaan KPPN

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif Lapas Luwuk dalam menggandeng Dinas Kesehatan untuk memastikan standar sanitasi dapur. Ini adalah langkah krusial untuk menjamin hak kesehatan para Warga Binaan melalui makanan yang bergizi dan higienis. Saya berharap langkah ini menjadi standar bagi seluruh satuan kerja di wilayah Sulawesi Tengah,” ujar Kakanwil.

Sinergi antara Lapas Luwuk dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai ini diharapkan dapat mempercepat terbitnya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi. Dengan adanya sertifikasi resmi ini, Lapas Luwuk semakin memantapkan posisinya dalam memberikan pelayanan publik yang PRIMA dan berbasis kesehatan.

Kegiatan survei berjalan dengan lancar dan hasil penilaian awal akan menjadi bahan evaluasi bagi pihak Lapas untuk terus menyempurnakan fasilitas pendukung lainnya di masa mendatang. Red/Humas-LPLuwu ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *