Hapus Stigma, Warga Binaan Lapas Luwuk Tunjukkan Etos Kerja Nyata di Disdikbud

KABAR BANGGAI  – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk dalam mengintegrasikan Warga Binaan ke tengah masyarakat terus diperkuat. Hal ini dibuktikan melalui aksi nyata sejumlah Warga Binaan yang terjun langsung membersihkan area halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Banggai.

Kegiatan asimilasi kerja luar ini menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas Luwuk berfokus pada pembentukan karakter yang peduli terhadap lingkungan sekitar, Kamis (16/4).

banner 900x250

Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini menyasar area halaman depan, taman, hingga saluran air di sekitar lingkungan kantor.

Dengan penuh semangat, para Warga Binaan yang mengenakan baju khusus kerja bakti bahu-membahu menyapu dedaunan kering, memangkas rumput yang liar, dan merapikan tumpukan sampah plastik agar lingkungan kantor terlihat lebih asri dan nyaman.

Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Muhammad Bahrun, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas kebersihan, melainkan bagian penting dari proses asimilasi dan reintegrasi sosial bagi para Warga Binaan.

Baca Juga Berita Ini:  Wardani Murad Temukan Dinding Retak di Proyek Pasar Simpong Senilai Rp27 Miliar!"

“Aksi bersih-bersih ini adalah wujud kepedulian Warga Binaan terhadap kebersihan fasilitas publik. Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa pembinaan di dalam Lapas telah membentuk karakter mereka menjadi pribadi yang lebih disiplin, peduli lingkungan, dan siap kembali berkontribusi positif bagi daerah,” ujar Bahrun.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini bertujuan untuk menghapus stigma negatif terhadap Warga Binaan. Melalui interaksi langsung dalam kegiatan sosial, diharapkan masyarakat dapat melihat perubahan perilaku dan semangat kerja yang telah ditanamkan selama masa pembinaan di Lapas Luwuk.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Banggai, Syafrudin Hinelo, S.STP., M.Si., menyambut baik inisiatif ini. Kondisi halaman kantor yang kini tampak jauh lebih bersih dan rapi diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pegawai dalam memberikan pelayanan publik.

Baca Juga Berita Ini:  Atasi Over Kapasitas, Lapas Luwuk Pindahkan 10 Warga Binaan ke Ampana

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi langkah Lapas Luwuk. Kehadiran saudara-saudara kita dari Warga Binaan sangat membantu dalam menata kembali kebersihan halaman kantor kami. Ini adalah wujud nyata bahwa semangat gotong royong bisa datang dari mana saja,” ungkapnya.

Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan pelajaran berharga tentang penerimaan sosial. “Melihat dedikasi mereka hari ini, kami sadar bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan berbuat baik. Kami berharap program sinergi seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” pungkas Syafrudin.

Selain aspek estetika, aksi ini juga menjadi sarana bagi Warga Binaan untuk melatih tanggung jawab dan etos kerja sebelum nantinya benar-benar bebas dan kembali ke tengah keluarga serta masyarakat luas. Kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib di bawah pengawasan ketat petugas Lapas Luwuk. (Humas LP Luwuk) **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *