Kunker ke Buol, Kajati Sulteng Resmikan Mess Adhyaksa dan Tekankan Sinergitas Penegakan Hukum

KABAR BANGGAI  – Melanjutkan rangkaian kunjungan kerja di hari kedua, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kajati Sulteng), Nuzul Rahmat R, SH, MH, beserta rombongan resmi mengunjungi Kejaksaan Negeri (Kejari) Buol pada Rabu, 15 April 2026.

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kepala Kejaksaan Negeri Buol, jajaran Forkopimda, serta tokoh masyarakat setempat. Kunjungan ini juga dirangkaikan dengan peresmian Mess Adhyaksa Kejari Buol, yang menjadi simbol komitmen institusi terhadap kesejahteraan para pegawai di daerah.

banner 900x250 banner 900x250

Dalam sambutannya, Kajati Sulteng menekankan pentingnya menjaga marwah lembaga dengan tetap tegak lurus pada aturan hukum tanpa terpengaruh intervensi eksternal.

Beliau juga menyampaikan apresiasi mendalam atas gelar kehormatan yang dianugerahkan kepadanya.

Baca Juga Berita Ini:  Gubernur Sulawesi Tengah Resmikan Infrasturktur Ketenagalistrikan Sekala Besar Pertama di Morowali, Kado Manis HUT ke-80 RI

“Penghargaan ini adalah simbol kesetaraan dan semangat sinergitas yang kuat antara Kejaksaan dengan wilayah Sulawesi Tengah,” ujar Nuzul Rahmat.

Lebih lanjut, beliau menginstruksikan penguatan kerjasama dengan Forkopimda dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Peran fungsi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) serta Intelijen harus dioptimalkan untuk memberikan pendampingan hukum pada proyek strategis daerah.

Hal ini merupakan langkah mitigasi risiko dan upaya pencegahan yang selaras dengan arahan Asta Cita, demi menjamin keadilan serta pembangunan berkelanjutan.

Agenda dilanjutkan dengan briefing internal bersama jajaran Kejari Buol. Setelah mendengarkan laporan capaian kinerja, Kajati Sulteng memberikan arahan pamungkas mengingat masa tugasnya di Sulawesi Tengah yang segera berakhir. Beliau berpesan agar keterbatasan efisiensi tidak menjadi alasan penurunan kualitas kerja.

Baca Juga Berita Ini:  Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kajati Sulteng Terima Kunjungan Danpuspomad Mayjen TNI Eka Wijaya Permana

“Pembinaan SDM harus terus ditingkatkan agar hambatan di lapangan dapat diminimalisir,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Asisten Intelijen, Salman, SH, MH, menyoroti optimalisasi aplikasi “Jaga Desa”. Mengingat penggunaan aplikasi ini di Sulawesi Tengah masih di bawah target nasional, Salman meminta jajaran Kejari Buol aktif mendampingi aparat desa agar sistem pengawasan dan penegakan hukum di tingkat desa dapat berjalan maksimal.

Kunjungan ini mempertegas dedikasi Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Nuzul Rahmat R dalam memperkuat institusi dan memastikan penegakan hukum berjalan efektif sesuai harapan masyarakat. ( Rilis Kajati Sulteng) **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *