Dua Langkah Besar Lapas Luwuk: Benahi Zona Integritas dan Revitalisasi Blok Hunian

KABAR BANGGAI  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk secara progresif melakukan gebrakan baru dengan menjalankan dua langkah besar sekaligus, yakni memperkuat komitmen pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan merampungkan revitalisasi satu blok hunian strategis yang dipersiapkan sebagai blok percontohan.

Langkah ganda ini diambil sebagai wujud nyata transformasi Lapas Luwuk dalam menghadirkan pelayanan publik yang bersih dari korupsi, sekaligus menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang lebih humanis, rapi, dan aman, Senin (6/7).

banner 900x250

Akselerasi pembenahan ini menjadi bukti bahwa Lapas Luwuk tidak hanya fokus pada peningkatan integritas dan kualitas pelayanan administrasi di jajaran petugas, tetapi juga menyentuh langsung pada perbaikan sarana prasarana bagi Warga Binaan.

Sinergi antara reformasi birokrasi dan modernisasi fasilitas fisik ini diharapkan dapat membawa perubahan besar pada indeks kepuasan masyarakat serta kedisiplinan di dalam Lapas.

Terkait perbaikan fasilitas, kesan kusam dan padat yang biasanya identik dengan kamar hunian seketika hilang saat memasuki blok yang baru saja selesai direvitalisasi tersebut.

Program pembenahan ini berhasil mengubah total keadaan di dalamnya, mulai dari pengecatan ulang dengan warna yang lebih cerah, penataan tata ruang yang lebih rapi, penambahan lemari pakaian, hingga pembenahan ventilasi agar sirkulasi udara segar dan pencahayaan matahari dapat masuk secara optimal.

Baca Juga Berita Ini:  Panen Sayur Hidroponik di Lapas Luwuk, Warga Binaan Ikut Andil Wujudkan Kemandirian

Satu blok ini sengaja dipilih dan dirombak total untuk menguji efektivitas perubahan lingkungan terhadap perilaku dan kesehatan Warga Binaan sebelum nantinya standar yang sama diterapkan ke blok-blok hunian lainnya.

Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun menjelaskan bahwa kedua langkah besar ini berjalan beriringan demi mewujudkan tata kelola Pemasyarakatan yang ideal. Penataan blok percontohan ini merupakan bagian integral dari transparansi dan pemenuhan hak-hak dasar Warga Binaan yang bersih dari segala bentuk pungutan liar.

“Kami bergerak serentak. Di satu sisi, seluruh jajaran petugas wajib membenahi dokumen, memangkas birokrasi, dan memperkuat Zona Integritas.

Di sisi lain, pelayanan fisik berupa penyediaan blok hunian yang layak juga kami buktikan lewat satu blok percontohan (pilot project) ini. Jika lingkungan hunian bersih dan rapi, psikologis Warga Binaan akan lebih positif dalam mengikuti program pembinaan,” ujarnya.

Baca Juga Berita Ini:  Lapas Luwuk Panen Sawi Hidroponik, Penuhi Gizi Warga Binaan dan Dukung Ketahanan Pangan Nasional 

Dari sisi keamanan, perbaikan satu blok percontohan ini juga mendapat perhatian khusus dari lini pengamanan. Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Luwuk (Ka.KPLP), Andi Abdul Muis, menegaskan bahwa perubahan fisik blok hunian ini memberikan dampak instan terhadap situasi keamanan dan ketertiban (kamtib).

“Blok percontohan yang lebih rapi, bersih, dan teratur ini sangat memudahkan petugas dalam melakukan kontrol keliling serta pengawasan melekat.

Selain itu, suasana kamar yang tidak lagi pengap secara psikologis terbukti mampu menurunkan tingkat stres Warga Binaan, sehingga potensi gesekan atau gangguan kamtib bisa kita minimalisir sedini mungkin,” tegas Andi.

Langkah taktis dan berani dari Lapas Luwuk ini mendapat respons positif dari jajaran Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah. Keberadaan blok percontohan yang bersih serta keseriusan dalam membenahi Zona Integritas diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh elemen di Lapas Luwuk untuk terus memberikan pelayanan berbasis Hak Asasi Manusia (HAM) dan bebas dari korupsi. (Ks)**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *