Dari Lapas untuk Masyarakat: Lapas Luwuk Salurkan Bantuan Sosial dan Hasil Pertanian Warga Binaan

KABAR BANGGAI  — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Luwuk kembali menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat melalui kegiatan pemberian bantuan sosial berupa 10 paket berisi sembako dan sayuran hasil pertanian Warga Binaan kepada masyarakat Desa Tontouan, Jumat (22/05/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 WITA bertempat di Aula Kantor Desa Tontouan tersebut dihadiri oleh Kasubsi Perawatan, Kasubsi Pelaporan dan Tata Tertib, Kaur Umum, CPNS, serta Ibu Dharma Wanita Lapas Kelas IIB Luwuk.

banner 900x250

Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Kepala Desa Tontouan didampingi Bhabinkamtibmas Desa Tontouan bersama masyarakat penerima bantuan.

Bantuan sosial yang diberikan berupa paket sembako dan sayuran segar hasil budidaya pertanian Warga Binaan Lapas Luwuk.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam bidang kepedulian sosial, pemberdayaan masyarakat, serta dukungan terhadap program ketahanan pangan.

Selain membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian Warga Binaan di bidang pertanian yang hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

Baca Juga Berita Ini:  Imigrasi Banggai Resmi Ikuti Peluncuran Standardisasi Inovasi Demi Layanan Publik yang Lebih Unggul

Salah satu masyarakat penerima bantuan, Sukma, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Lapas Luwuk.

 “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Lapas Luwuk atas bantuan yang diberikan kepada kami. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terlebih sayurannya masih segar dan bagus. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkap Sukma.

Kepala Desa Tontouan Sumitro Aliwu juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh Lapas Kelas IIB Luwuk.

“Kami mengapresiasi kepedulian Lapas Luwuk kepada masyarakat Desa Tontouan sebagai desa binaan. Kegiatan ini sangat positif karena selain membantu masyarakat, juga memperlihatkan hasil pembinaan Warga Binaan yang produktif dan bermanfaat,” ujar Sumitro.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Muhammad Bahrun, menyampaikan bahwa kegiatan bantuan sosial tersebut merupakan bentuk pengabdian dan kepedulian sosial kepada masyarakat sekaligus upaya memperkuat hubungan baik antara Lapas dan masyarakat sekitar.

Baca Juga Berita Ini:  Tembok Penjara Tak Lagi Dingin, Kisah Senam Pagi yang Hangatkan Jiwa Warga Binaan Lapas Luwuk

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Luwuk untuk terus hadir dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Selain itu, hasil pertanian yang dibagikan juga merupakan hasil kerja dan pembinaan Warga Binaan yang terus kami dorong agar produktif dan memiliki keterampilan yang bermanfaat,” terang Muhammad Bahrun.

Di tempat terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan sosial yang dilakukan oleh Lapas Kelas IIB Luwuk.

“Kegiatan bantuan sosial seperti ini merupakan implementasi nyata dari semangat Pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam Lapas, tetapi juga memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Saya berharap kegiatan serupa terus ditingkatkan sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian sosial,” ungkap Kakanwil Bagus.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, aman, dan penuh antusias dari masyarakat Desa Tontouan yang hadir menerima bantuan sosial tersebut. Red-Humas/Lapas Luwuk.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *