Dahlia Berbagi Berkah, Syukuran Milad dan Hangatnya Kebersamaan Hj. Sulianti Murad

KABAR BANGGAI  – Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti kediaman Hj. Sulianti Murad, SH, MM., di Jalan Dahlia, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai pada Sabtu (07/03/2026). Di tengah suasana bulan suci Ramadhan yang penuh ampunan, sosok tokoh perempuan yang dikenal rendah hati ini menggelar buka puasa bersama sebagai wujud syukur atas bertambahnya usia serta dedikasinya untuk masyarakat.

Acara yang berlangsung sederhana namun sarat makna ini dihadiri oleh ratusan warga, mitra kerja, serta rekan-rekan jurnalis. Kehadiran para tamu undangan seolah menjadi bukti eratnya tali silaturahmi yang selama ini dijaga oleh Hj. Sulianti Murad dengan berbagai lapisan masyarakat di Kabupaten Banggai.

Dalam sambutannya yang menyentuh, Hj. Sulianti Murad mengungkapkan bahwa momentum syukuran hari kelahirannya sebenarnya jatuh pada tanggal 23 Februari lalu. Namun, karena adanya agenda perjalanan ke luar negeri, perayaan tersebut baru dapat terlaksana pada hari ini.

“Sesungguhnya ini adalah bentuk rasa cinta dan kerinduan saya untuk selalu dekat dengan warga Luwuk Banggai. Meski tanggal lahir saya sudah lewat, namun keinginan untuk berbagi kebahagiaan di tanah kelahiran tidak pernah luntur,” ungkapnya dengan penuh ketulusan.

Baca Juga Berita Ini:  Ketika Sunyi Membakar Jiwa: Mental Health Perempuan dan Abainya Sistem

Beliau juga memberikan apresiasi khusus kepada para mitra dan awak media yang telah hadir. Baginya, jurnalis bukan sekadar peliput berita, melainkan kerabat yang ikut mengawal pembangunan daerah.

Ia pun menyampaikan permohonan maaf yang tulus jika terdapat kekurangan dalam jamuan yang disajikan, seraya menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat ukhuwah Islamiyah.

Suasana semakin syahdu saat Ustaz Irwan Jafar memberikan tausiah singkat sebelum waktu berbuka tiba. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk melakukan muhasabah diri atas setiap detik waktu yang telah dilalui.

Dalam analoginya yang menarik, Ustaz Irwan memaparkan betapa mahalnya nikmat Tuhan jika diukur secara materi. Beliau menjelaskan bahwa secara medis, manusia bernapas sekitar 12 hingga 20 kali per menit. Jika satu tarikan nafas dihargai dengan rupiah, maka dalam satu hari satu malam manusia bisa berhutang miliaran rupiah kepada Sang Pencipta.

Baca Juga Berita Ini:  Resmob Polres Banggai Tangkap Influencer Pencuri Reputer Telekomunikasi di Balantak Utara

“Jika dikalkulasikan, biaya nafas kita dalam sebulan mencapai puluhan juta rupiah. Itu baru urusan nafas, belum detak jantung, kedipan mata, dan fungsi tubuh lainnya. Maka, acara sore ini adalah pengingat bagi kita semua untuk terus bersyukur kepada Allah SWT,” papar Ustaz Irwan.

Memasuki malam ke-17 Ramadhan, acara buka puasa ini menjadi momentum refleksi kolektif. Warga yang hadir tampak puas dan bahagia, bukan hanya karena hidangan yang lezat, melainkan karena keramahan sang tuan rumah yang menyambut setiap tamu tanpa sekat.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan Kabupaten Banggai serta kesehatan bagi keluarga besar Hj. Sulianti Murad, sebelum akhirnya dilanjutkan dengan santap buka puasa bersama yang penuh keakraban.( Imam ) **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *