Jaksa Masuk Sekolah:  Cabjari Pagimana  Ajak Siswa SMA 3 Perangi Bullying dan Narkoba

KABAR BANGGAI –  Dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar, Kejaksaan Negeri Cabang Pagimana menggelar program “Jaksa Masuk Sekolah” (JMS) di SMA Negeri 3 Pagimana pada hari Jum,at  22 Agustus 2025.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para guru dan siswa, serta diisi langsung oleh Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Pagimana, David Andrianto, SH., MH., yang membawakan materi penting bertema “Stop Bullying dan Narkoba”.

banner 900x250 banner 900x250

Program Jaksa Masuk Sekolah merupakan salah satu bentuk edukasi hukum yang menyasar kalangan pelajar agar memahami dan menjauhi tindakan yang melanggar hukum, serta membentuk karakter generasi muda yang sadar akan tanggung jawab sosial.

Dalam penyampaian materinya, David Andrianto menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan.

Baca Juga Berita Ini:  Sinergi Hukum dan Pembangunan, Kejati Sulteng Kawal Program Prioritas Nasional "BERANI" Menuju Indonesia Emas

Ia mengajak seluruh siswa untuk menghentikan segala bentuk perundungan (bullying) yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, karena hal tersebut tidak hanya melukai secara fisik, tetapi juga berdampak buruk terhadap kesehatan mental korban.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahaya narkoba yang bisa merusak masa depan generasi muda. “Sekali saja kalian terjerumus dalam narkoba, jalan kembali itu sangat sulit. Maka, sebelum terlambat, tolak narkoba dari sekarang,” tegas David di hadapan para siswa.

Kegiatan ini tidak hanya bersifat satu arah, tetapi juga interaktif. Para siswa diberikan kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, dan berbagi pengalaman terkait permasalahan sosial yang mereka hadapi. Antusiasme terlihat jelas dari banyaknya siswa yang aktif mengikuti sesi tanya jawab.

Baca Juga Berita Ini:  “SANGALU”, Semangat Baru Lapas Luwuk Menuju Pelayanan Prima

Para guru pun mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan wawasan baru bagi para siswa dan mendorong terciptanya budaya sekolah yang lebih positif.

Pihak sekolah berharap program seperti ini dapat rutin dilakukan agar edukasi hukum bisa menjangkau lebih banyak pelajar.

Dengan adanya kegiatan ini, Kejaksaan Negeri Cabang Pagimana menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan bebas dari tindakan melanggar hukum.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *