Tutup Tahun dengan Prestasi Gemilang, Lapas Luwuk Panen 1.080 Kg Sayuran, Siap Sukseskan Panen Raya 2026

KABAR BANGGAI  – Menutup akhir tahun 2025 dengan capaian membanggakan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk berhasil mencatatkan panen sayuran hortikultura dengan total hasil mencapai 1.080 kg selama Bulan Desember 2025.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Luwuk dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

banner 900x250 banner 900x250

Panen tersebut merupakan hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan melalui budidaya pertanian konvensional dan sistem hidroponik.

Beragam jenis sayuran berhasil dibudidayakan, di antaranya sawi, dalundung, bayam, terong, dan kangkung, yang seluruhnya dikelola langsung oleh Warga Binaan di bawah pendampingan petugas.

Salah satu Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk, berinisial L yang terlibat langsung dalam kegiatan pertanian menyampaikan rasa bangga atas hasil panen yang dicapai menjelang akhir tahun 2025.

Baca Juga Berita Ini:  180 Warga Binaan Lapas Luwuk Terima Remisi Khusus Nyepi dan Idulfitri 2026

Menurutnya, kegiatan bercocok tanam tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan harapan baru. “Kami merasa lebih bermanfaat dan dipercaya. Dari menanam hingga panen, kami belajar disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama.

Hasil panen ini membuat kami bangga karena bisa ikut berkontribusi bagi ketahanan pangan nasional,” tuturnya.

Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Muhammad Bahrun, menyampaikan bahwa capaian ini bukan semata soal jumlah produksi, melainkan keberhasilan proses pembinaan yang terarah dan berkelanjutan. “Panen 1.080 kilogram ini adalah hasil kerja keras bersama antara petugas dan Warga Binaan.

Program pembinaan kemandirian ini kami jalankan agar mereka memiliki keterampilan nyata, sekaligus mendukung agenda besar pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” ujar Bahrun.

Ia juga menambahkan bahwa pada awal tahun 2026, Lapas Luwuk telah mempersiapkan sejumlah komoditas untuk ikut serta dalam Program Panen Raya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, dengan beberapa jenis tanaman yang dijadwalkan siap panen pada Januari 2026.

Baca Juga Berita Ini:  Keahlian Baru, Harapan Baru: Lapas Luwuk Bekali Warga Binaan Dengan Keterampilan Yang Bermakna

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan. Ia menegaskan bahwa Lapas Luwuk merupakan contoh nyata transformasi pemasyarakatan yang produktif dan berdampak.

 “Pembinaan berbasis ketahanan pangan yang dilakukan Lapas Luwuk selaras dengan kebijakan nasional dan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Ini menunjukkan bahwa Lapas tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pembangunan nasional,” ungkap Bagus.

Melalui keberhasilan panen hortikultura ini, Lapas Kelas IIB Luwuk menegaskan perannya sebagai institusi pembinaan yang adaptif, produktif, dan berorientasi pada masa depan, sekaligus siap menyukseskan agenda panen raya nasional pada awal tahun 2026. Red/Humas-Lapas Luwuk.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *