Tembok Penjara Tak Lagi Dingin, Kisah Senam Pagi yang Hangatkan Jiwa Warga Binaan Lapas Luwuk

KABAR BANGGAI – Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk, pagi hari tidak hanya diisi dengan rutinitas harian biasa. Suara musik yang energik dan gerakan senam yang kompak kini menjadi pemandangan baru.

Kegiatan ini bukan sekadar olahraga, melainkan ‘terapi’ bagi warga binaan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental mereka selama menjalani masa hukuman, Jumat (29/08/25).

banner 900x250 banner 900x250

Setiap pagi, ratusan warga binaan berkumpul di lapangan terbuka, dipandu oleh instruktur yang penuh semangat. Gerakan peregangan dan aerobik ringan dilakukan secara bersama-sama, menciptakan suasana kebersamaan dan kegembiraan.

Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Muhammad Bahrun, menjelaskan bahwa senam pagi merupakan bagian dari program pembinaan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga binaan.

Baca Juga Berita Ini:  Akselerasi Pembaruan Hukum: Komitmen Lapas Luwuk dalam Mengimplementasikan Paradigma Baru Pemidanaan

“Senam pagi ini kami jadwalkan rutin. Selain untuk menjaga kebugaran fisik, kegiatan ini juga sangat baik untuk kesehatan mental. Dengan bergerak bersama, warga binaan bisa mengurangi stres, mengurangi ketegangan, dan membangun interaksi positif satu sama lain,” ujar Bahrun.

Salah seorang warga binaan, sebut saja Budi, mengakui manfaat positif dari senam pagi. “Awalnya terasa berat, tapi lama-lama jadi kebiasaan.

 Badan jadi terasa lebih segar, pikiran juga jadi lebih tenang. Rasanya seperti bukan di penjara, karena kami bisa berinteraksi dan tertawa bersama,” ungkapnya.

Kepala Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, juga turut mengapresiasi program ini. “Ini adalah inovasi yang sangat baik.

Kami mendukung penuh setiap program di Lapas yang bertujuan untuk pemulihan dan pembinaan. Senam pagi ini menunjukkan bahwa pembinaan di Lapas Luwuk tidak hanya fokus pada hukuman, tapi juga pada kesejahteraan dan rehabilitasi mental warga binaan,” tegas Bagus.

Baca Juga Berita Ini:  PPPK Gonohop dan Kepala Puskesmas Terekam Joget 01, Netralitas ASN Runtuh!

Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Luwuk menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menjadi tempat hukuman, tetapi juga pusat pembinaan yang humanis.

Senam pagi menjadi bukti nyata bahwa di balik tembok penjara, kesehatan dan kesejahteraan warga binaan tetap menjadi prioritas utama. Red/Humas-LPLuwuk**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *