Tegaskan Komitmen Integritas, Lapas Luwuk Deklarasikan Ikrar Zero Halinar

KABAR BANGGAI  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan Lapas yang bersih dan kondusif melalui deklarasi Ikrar Zero HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba).

Bertempat di lapangan apel Lapas, kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran petugas dengan penuh khidmat sebagai bentuk janji setia terhadap integritas profesi, Jumat (17/4).

banner 900x250 banner 900x250

Deklarasi ini bukan sekadar seremonial rutin, melainkan langkah nyata dalam membentengi institusi dari segala bentuk pelanggaran yang dapat merusak citra Pemasyarakatan dan menghambat proses pembinaan Warga Binaan.

Dalam prosesi tersebut, seluruh pegawai secara bersama-sama membacakan ikrar yang berisi poin-poin krusial terkait penolakan terhadap peredaran gelap narkoba, penggunaan alat komunikasi ilegal di dalam blok hunian, serta komitmen untuk menghapuskan segala bentuk pungutan liar dalam pelayanan.

Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun dalam amanatnya menegaskan bahwa setiap petugas memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga marwah kementerian dengan tidak terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam praktik Halinar.

Baca Juga Berita Ini:  Lapas Luwuk Cetak Sejarah, Pura Maitri Santhi Diresmikan Kakanwil Ditjenpas Sulteng

Beliau juga memperingatkan bahwa sanksi disiplin yang tegas menanti bagi siapa saja yang terbukti melanggar komitmen yang telah diucapkan tersebut.

“Ikrar ini adalah janji kita kepada Tuhan dan negara. Tidak ada tempat bagi Halinar di Lapas Luwuk. Saya tidak akan segan mengambil tindakan tegas bagi siapapun, tanpa pandang bulu, yang mencoba bermain-main dengan komitmen integritas ini,” tegas Bahrun dalam arahannya.

Langkah preventif ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan. Beliau menyatakan bangga atas inisiatif dan ketegasan jajaran Lapas Luwuk dalam menjaga kebersihan institusi dari gangguan keamanan dan ketertiban.

 “Saya berharap semangat Zero Halinar ini tidak hanya berhenti pada ucapan saja, tetapi benar-benar terinternalisasi dalam perilaku kerja sehari-hari,” tegas Bagus.

Baca Juga Berita Ini:  "Lapas Luwuk Menjawab Tantangan Ketahanan Pangan Melalui Panen Raya Serentak UPT Pemasyarakatan"

Menurutnya, konsistensi Lapas Luwuk dalam memerangi Halinar menjadi barometer keberhasilan reformasi birokrasi di wilayah Sulawesi Tengah, sekaligus menjadi bukti bahwa jajaran Pemasyarakatan mampu bekerja secara profesional dan transparan.

Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat sistem keamanan dan ketertiban di dalam Lapas, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja jajaran Pemasyarakatan.

Dengan semangat Zero Halinar, Lapas Luwuk terus berupaya mentransformasi diri menjadi zona integritas yang bersih dan melayani.

Penandatanganan komitmen bersama ini menjadi momentum pengingat bagi seluruh insan Pemasyarakatan di Luwuk bahwa profesionalisme tanpa integritas adalah keruntuhan bagi keadilan, sehingga sinergitas antarpetugas sangat diperlukan untuk mewujudkan Lapas yang benar-benar bersih dari peredaran barang terlarang dan praktik ilegal. (Humas LP Luwuk)**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *