Siapkan Mental Pegawai, Lapas Luwuk Berikan Pembekalan Pranikah

KABAR BANGGAI  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk menggelar kegiatan pembekalan pranikah bagi pegawainya guna memantapkan kesiapan mental dan spiritual sebelum memasuki jenjang rumah tangga. Kegiatan ini bertujuan menciptakan aparatur yang memiliki keluarga harmonis demi mendukung kinerja organisasi yang maksimal, Selasa (20/01).

Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Muhammad Bahrun dalam sambutannya menekankan bahwa ketenangan di rumah tangga berbanding lurus dengan profesionalisme di kantor.

banner 900x250 banner 900x250

“Pegawai yang memiliki masalah di rumah cenderung tidak fokus saat bekerja. Melalui pembekalan ini, kita ingin memastikan setiap ASN siap secara mental, hukum, maupun kesehatan,” ujarnya.

Materi pertama berfokus pada regulasi perkawinan bagi ASN. Para peserta diingatkan mengenai kewajiban melaporkan pernikahan kepada kedinasan serta aturan mengenai izin perkawinan dan perceraian bagi Pegawai Negeri Sipil sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Pemahaman ini krusial agar setiap langkah yang diambil pegawai tetap berada dalam koridor hukum kepegawaian.

Baca Juga Berita Ini:  Tiga Pejabat Kemenkumham Sulteng Duduki Jabatan Baru di Kementerian Imigrasi Pemasyarakatan, Satu Bertugas di Papua Barat

Dalam sesi bimbingan moral, narasumber membedah mengenai hak dan kewajiban suami istri baik menurut hukum agama maupun hukum negara (UU Perkawinan). Penekanan diberikan pada pentingnya membangun etika berumah tangga bagi ASN.

Sebagai abdi negara, pegawai diharapkan menjadi teladan di masyarakat. Konflik rumah tangga yang tidak terkelola dengan baik diingatkan dapat berdampak buruk pada kinerja dan integritas, bahkan dapat berujung pada sanksi disiplin jika terjadi pelanggaran berat seperti KDRT atau penelantaran keluarga.

Tak hanya aspek mental dan hukum, pembekalan ini juga menyentuh aspek biologis melalui materi kesehatan reproduksi.

Peserta diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi pasangan, perencanaan kehamilan, serta pola hidup sehat untuk memastikan lahirnya generasi penerus yang berkualitas (pencegahan stunting).

Baca Juga Berita Ini:  Hadirkan Teknologi Skincare Jepang, PT DKN Casa Menang Resmi Gandeng Mitra Abadi Sebagai Distributor Di Palu

Kegiatan ini mendapat apresiasi penuh dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa pembekalan ini merupakan investasi jangka panjang bagi institusi.

“Keluarga adalah fondasi utama bagi seorang ASN dalam bekerja. Jika urusan domestik atau rumah tangga selesai dan bahagia, maka integritas serta produktivitas di kantor akan terjaga. Saya minta seluruh pegawai memahami bahwa menjadi istri atau suami dari seorang petugas Pemasyarakatan memiliki tantangan tersendiri, sehingga kesiapan mental adalah harga mati,” tegas Kakanwil.

Melalui kegiatan ini, Lapas Luwuk berharap para pegawai muda yang akan melangsungkan pernikahan memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi dinamika kehidupan berkeluarga.

Dengan keluarga yang sakinah dan stabil, diharapkan dedikasi pegawai terhadap pelayanan public dan pembinaan di Lapas Luwuk semakin meningkat. Red/Humas-LPLuwuk**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *