KABAR BANGGAI – Menyongsong pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), PWI Pusat secara resmi menggelar pembekalan Pra UKW secara daring dan luring. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para calon peserta UKW dari Kabupaten Banggai yang berpusat di Kantor Sekretariat PWI Kabupaten Banggai, serta sebagian peserta lainnya yang mengikuti secara daring dari lokasi masing-masing pada Selasa, 1 September 2026.
Pelatihan intensif ini dirancang khusus untuk membekali para jurnalis agar memiliki standar kompetensi yang terukur, profesional, serta berintegritas tinggi dalam menjalankan tugas jurnalistik sehari-arinya.
Dalam sesi pembekalan tersebut, PWI Pusat menghadirkan narasumber berkompeten di bidangnya untuk memberikan materi krusial.
Sesi pertama dipandu oleh Nurjaman Muchtar yang membawakan materi mendalam mengenai Kode Etik Jurnalistik (KEJ) serta Hukum Pers.

Materi ini ditekankan sebagai landasan moral dan pedoman dasar yang wajib dipegang teguh oleh setiap profesional media agar produk jurnalistik yang dihasilkan tetap akurat, berimbang, dan taat hukum.
Sementara itu, pemateri kedua, M. Syarir, fokus mengupas tuntas teknis penulisan berita dan kebahasaan.
Beliau memaparkan materi tentang Bahasa Indonesia jurnalistik, yang mencakup logika berbahasa lisan dan tulisan, ketepatan pemilihan diksi, penerapan EYD, hingga struktur kalimat yang efektif.
Tidak hanya itu, peserta juga mendapatkan pembekalan strategis mengenai perencanaan liputan, mulai dari identifikasi isu, liputan terjadwal dan berkelanjutan, teknik penulisan berita mendalam, investigasi, hingga teknik penulisan fitur (feature).
“Tujuan utama dari Pra UKW ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan pemahaman peserta agar mampu melahirkan pers yang profesional, berkualitas, serta didukung oleh insan wartawan yang memiliki kompetensi jurnalistik terukur.”
Melalui kegiatan pembekalan ini, diharapkan seluruh calon peserta UKW dari Kabupaten Banggai tidak hanya terampil secara teknis di lapangan, tetapi juga memiliki kesadaran penuh terhadap etika profesi.
Wartawan yang ideal dituntut untuk taat pada Kode Etik Jurnalistik sekaligus memiliki wawasan luas guna merespons dinamika informasi yang kian kompleks di era digital saat ini.
Dengan persiapan matang melalui Pra UKW ini, para jurnalis di Kabupaten Banggai optimis dapat melewati tahapan Uji Kompetensi Wartawan dengan hasil yang memuaskan demi mewujudkan marwah pers Indonesia yang semakin kredibel dan terpercaya.**






