KABAR BANGGAI – Dalam rangka menyemarakkan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk resmi menggelar pembukaan Pekan Olahraga bagi Petugas dan Warga Binaan, Sabtu (04/04).
Kegiatan yang dipusatkan di lapangan blok hunian Lapas Luwuk ini diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Muhammad Bahrun.

Momentum ini mengusung semangat kebersamaan dan sportivitas dengan tema besar HBP ke-62 yang menekankan transformasi Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima.
Dalam sambutannya, Kalapas menyampaikan bahwa pekan olahraga ini bukan sekadar ajang mencari pemenang, melainkan sarana untuk mempererat silaturahmi serta menjaga kesehatan fisik dan mental, baik bagi jajaran petugas maupun Warga Binaan.
“Pekan olahraga ini adalah manifestasi dari pembinaan kepribadian. Kami ingin menciptakan lingkungan yang harmonis di dalam Lapas.
Menang atau kalah adalah hal biasa, namun sportivitas dan rasa kekeluargaan adalah yang utama,” ujar beliau di hadapan seluruh peserta.
Beberapa cabang olahraga yang akan dipertandingkan meliputi bola voli, tenis meja, takraw, catur, pertandingan exsibisi, lomba buka gembok bagi regu pengamanan, serta berbagai permainan tradisional yang melibatkan kolaborasi antara pegawai dan Warga Binaan.
Pembukaan secara simbolis di tandai dengan penyerahan perlengkapan alat olah raga berupa bola voli dan papan catur oleh Kalapas kepada peserta perlombaan dan pertandingan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Luwuk berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan pembinaan yang humanis, sejalan dengan semangat pengabdian Pemasyarakatan selama enam dekade lebih bagi bangsa.
Secara terpisah, Plh. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Sulawesi Tengah, Irpan memberikan apresiasi tinggi terhadap apa yang dilakukan oleh jajaran Lapas Luwuk.
Beliau menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian penting dari proses pembinaan di dalam jeruji besi.
“Pekan olahraga ini bukan sekadar perlombaan, melainkan instrumen penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan kesehatan di lingkungan Lapas.
Saya berpesan kepada seluruh jajaran di Sulawesi Tengah, khususnya Lapas Luwuk, agar menjadikan HBP ke-62 ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi antara petugas dan Warga Binaan melalui pendekatan yang humanis,” ungkap Irpan.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan imunitas tubuh dan menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk menyalurkan bakat positif mereka selama menjalani masa pidana. (Humas Lapas Luwuk)**







