Satu Komando! PDIP Banggai Gerakkan Pasukan Digital Lewat Call Center Nasional

KABAR BANGGAI  – PDI Perjuangan kembali mempertegas posisinya sebagai “Partai Pelopor” yang konsisten berdiri di barisan terdepan dalam membela kepentingan rakyat kecil. 

Melalui instruksi strategis yang diterbitkan dalam rapat koordinasi daring (Zoom Meeting) DPP Partai pada Kamis, 12 Maret 2026, seluruh elemen partai dari tingkat provinsi hingga ranting kini diwajibkan bergerak serentak dalam satu komando kemanusiaan.

banner 900x250

Menindaklanjuti arahan pusat tersebut, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banggai, Ir. H. Herwin Yatim, MM, langsung mengambil langkah cepat. 

Ia menginstruksikan seluruh kader dan pengurus di wilayah Kabupaten Banggai untuk melakukan sosialisasi masif terkait sistem layanan pengaduan terpadu berbasis digital.

Langkah ini dinilai bukan sekadar pembaruan administratif, melainkan manifestasi nyata dari ideologi partai yang mengedepankan kerja kemanusiaan. 

Herwin Yatim menegaskan bahwa teknologi harus menjadi jembatan untuk menghapus sekat antara rakyat dan pemimpinnya.”Kami ingin memastikan bahwa tidak ada jarak antara rakyat dan partai.

Melalui sistem Call Center ini, setiap aspirasi, keluhan, hingga rintihan warga akan langsung terdata dan direspons secara terukur,” ujar mantan Bupati Banggai tersebut dengan optimis.

Baca Juga Berita Ini:  Hari Kedua Skrining TBC, Lapas Luwuk dan Dinkes Banggai Gelar Pemeriksaan Rontgen Dada Gratis bagi Warga Binaan

Hal yang menarik perhatian dalam sistem pendataan ini adalah keterlibatan tokoh nasional yang dikenal memiliki integritas tinggi, Ir. Basuki Tjahaja Purnama, MM (Ahok). 

Beliau ditunjuk sebagai Koordinator Tim Call Center PDI Perjuangan Pusat. Di bawah kendali Ahok, data aspirasi dan permohonan bantuan dari seluruh pelosok negeri akan dikelola dengan sistem yang transparan dan akuntabel.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan kini dapat menghubungi jalur komunikasi resmi di nomor 0811-1030-3333.

Layanan ini dirancang sangat ramah pengguna, di mana warga cukup mengirimkan pesan melalui SMS atau WhatsApp Messenger agar mudah diakses kapan saja dan oleh siapa saja.

Guna menjamin bantuan sampai ke tangan yang tepat dan menghindari tumpang tindih, PDI Perjuangan menerapkan sistem verifikasi yang ketat namun tetap responsif melalui empat tahapan utama :

1.Pendataan Wilayah: Data yang masuk ke pusat dipilah secara otomatis berdasarkan domisili pelapor.

2.Eksekusi Lapangan: Tim pusat meneruskan laporan kepada DPD atau DPC terkait untuk segera diverifikasi kebenarannya.

Baca Juga Berita Ini:  PT KLS Donasi Hampir Rp100 Juta ke Gaza, Warga Palestina Ucapkan Terima Kasih

3.Gerakan Tiga Pilar: Penanganan masalah dilakukan secara bergotong royong oleh Tiga Pilar Partai (Struktural, Legislatif, dan Eksekutif) di daerah masing-masing.

4.Laporan Balik: Setiap tingkatan wajib melaporkan hasil penanganan sebagai bentuk akuntabilitas kerja nyata.

Di Kabupaten Banggai, Herwin Yatim secara khusus memerintahkan para kader untuk segera mencetak dan menyebarkan stiker Call Center tersebut secara luas. 

Target utamanya adalah menjangkau masyarakat prasejahtera yang membutuhkan uluran tangan segera, baik dalam aspek bantuan sosial maupun masalah kemanusiaan lainnya.

“PDI Perjuangan semakin membuktikan diri sebagai partainya Wong Cilik. Kami tidak hanya hadir saat menjelang pemilu, tetapi hadir setiap saat melalui sistem yang terorganisir ini.

Inilah bukti bahwa semangat gotong royong adalah nyawa perjuangan kami,” pungkas Herwin.

Dengan sistem terpadu ini, PDI Perjuangan Kabupaten Banggai berharap advokasi terhadap masalah sosial dapat dilakukan lebih cepat, tepat sasaran, dan menyentuh hati masyarakat luas.( IMAM) **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *