KABAR BANGGAI – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banggai akan menggelar Safari Ramadhan 1446 H dengan menyasar 24 kecamatan di seluruh wilayah Banggai. Kegiatan ini telah dijadwalkan berlangsung mulai 4 Maret hingga 7 Maret 2025 dengan membagi enam tim yang akan bergerak secara bersamaan.
Menariknya, dalam safari kali ini, Bupati dan Wakil Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka-Furqanudin Masulili (AT-FM), yang juga merupakan pasangan calon nomor urut 1 dalam Pilkada Banggai, memilih Kecamatan Simpang Raya sebagai lokasi safari pertamanya. Kecamatan ini merupakan salah satu dari dua wilayah yang akan melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Berdasarkan surat resmi bernomor 400/0349/Bag-Kesra yang ditandatangani Bupati Amirudin pada 28 Februari 2025, safari ini dibagi dalam enam tim, dengan masing-masing tim menyasar enam kecamatan setiap harinya.

Pada hari pertama, Bupati Amirudin yang tergabung dalam Tim I akan melaksanakan safari Ramadhan di Masjid Nurul Hidayah, Desa Dwipakarya, Kecamatan Simpang Raya. Tausiyah akan dibawakan oleh Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Banggai, Drs. H. Suardi Kandjai, M.Pd.
Sementara itu, Wakil Bupati Furqanudin Masulili yang tergabung dalam Tim II akan melaksanakan safari di Masjid Nurul Iman, Desa Simpang II, Kecamatan Simpang Raya. Tausiyah dalam kegiatan ini akan disampaikan oleh Kepala KUA Simpang Raya.
Kegiatan safari tidak hanya berpusat di Simpang Raya. Empat kecamatan lainnya, yakni Bunta, Lobu, dan Nuhon, juga akan dikunjungi tim safari yang dipimpin oleh pejabat Pemda Banggai.
Selain Simpang Raya, Pemda Banggai juga menjadwalkan safari Ramadhan di Kecamatan Toili dan Toili Jaya, dua kecamatan yang akan melaksanakan PSU. Safari ini akan digelar pada 6 Maret 2025.
Dalam jadwal yang beredar, Bupati Amirudin akan menggelar safari di Masjid Baitul Hikmah, Desa Rusa Kencana, Kecamatan Toili, sementara Wabup Furqanudin Masulili akan melaksanakan safari di Masjid Muhajirin, Desa Tolisu, Kecamatan Toili Jaya.
Seperti diketahui, PSU di dua kecamatan tersebut diperintahkan oleh MK akibat adanya pelanggaran dalam proses pemungutan suara sebelumnya. Namun, Pemda Banggai menegaskan bahwa pemilihan lokasi safari Ramadhan ini murni berdasarkan jadwal tahunan, bukan karena adanya PSU.

“Tahun-tahun sebelumnya, safari dilakukan di berbagai kecamatan. Tahun ini kebetulan jatuh di Simpang Raya, Toili, dan Toili Jaya. Tidak ada kaitannya dengan PSU,” ujar Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Banggai, H. Rifai Mahiwa, SE., M.Si.
Menurut Rifai, pada tahun 2022, safari Ramadhan Bupati Banggai berlangsung di Pagimana, lalu tahun 2023 di Nuhon. Sedangkan tahun 2024, kegiatan ini dilaksanakan di Bunta dan Moilong. Sementara itu, Wabup Furqanudin pada tahun 2023 melaksanakan safari di Pagimana dan tahun 2024 di Nuhon.
Dalam safari Ramadhan ini, Pemda Banggai mewajibkan pimpinan OPD untuk menghadirkan pejabat Eselon III dan IV, staf, serta menyiapkan bingkisan untuk Takmir Masjid dan keperluan masjid di lokasi safari.
Selain itu, masing-masing tim safari juga bertanggung jawab mengkoordinasikan penceramah serta teknis pembagian bingkisan sedekah bagi masyarakat.
Meski jadwal telah ditetapkan, Pemda Banggai menekankan bahwa agenda safari ini bisa mengalami perubahan sewaktu-waktu.( NS) **













