Saat Harapan Petani Terhambat Jalan Rusak, PT KLS Kembali Turunkan Alat Berat

KABAR BANGGAI – Siang itu, suara deru mesin alat berat memecah keheningan di salah satu jalan kantong produksi Desa Lauwon,Kecamatan Luwuk Timur.

Bukan sekadar aktivitas pembangunan biasa, kehadiran alat berat milik PT Kurnia Luwuk Sejati (KLS) membawa harapan baru bagi para petani yang selama ini harus berjibaku melewati jalan rusak demi mengangkut hasil panen mereka.

banner 900x250

Bagi masyarakat, jalan tersebut bukan hanya hamparan tanah yang menghubungkan satu kebun ke kebun lainnya. Jalan itu adalah urat nadi perekonomian. Setiap musim panen, ratusan karung hasil pertanian melintasi jalan itu menuju kediaman mereka, lalu di jual ke pasar.

Namun, ketika hujan turun, jalan berubah menjadi kubangan lumpur yang sulit dilalui. Kendaraan sering terjebak, biaya angkut meningkat, bahkan tidak sedikit hasil panen yang terlambat dipasarkan.

Melihat kondisi tersebut, PT KLS mengambil langkah nyata dengan menurunkan alat berat jenis Bulldozer untuk melakukan perbaikan di sejumlah titik yang mengalami kerusakan pada Sabtu 4 Juli 2026.

Baca Juga Berita Ini:  Sentuhan Kemanusiaan Keluarga Murad Husain, Rumah Ibu Rini di Luwuk Akhirnya Rampung Direnovasi

Proses perataan badan jalan hingga pembenahan akses dilakukan agar jalur tersebut kembali layak digunakan oleh para petani.

Kepada media ini, CEO PT KLS Hj.Sulianti Murad mengatakan, perbaikan jalan kantong produksi dilakukan menindaklanjuti keluhan para petani di wilayah itu. Jalan ini disebut merupakan akses satu satunya yang digunakan para petani. Dampak dari kerusakan jalan, aktivitas perekonomian petani pun tersendat.

“Untuk membantu petani, kami pun menurunkan alat berat berupa Bulldozer guna memperbaiki jalan kantong produksi yang merupakan akses satu-satunya menuju kebun warga,”terangnya.

Sulianti berharap, setelah jalan kantong produksi diperbaiki, petani di Desa Lauwon bisa beraktivitas kembali dengan lancar. Sehingga perekonomian masyarakat terus meningkat.

“Setelah diperbaiki, hasil kebun bisa keluar dengan lancar dan penghasilan petani kian bertambah untuk menunjang biaya hidup keluarga. Kami tentunya sangat senang keberadaan PT KLS bisa memberikan manfaat untuk orang lain terlebih masyarakat yang membutuhkan,”ucapnya.

Baca Juga Berita Ini:  Peduli Sesama, CEO PT KLS Sulianti Murad Kembali Salurkan Ratusan Paket Sembako di Tiga Kecamatan

Menurut Sulianti, infrastruktur jalan adalah urat nadi pembangunan daerah. Ketika kondisi jalan rusak, maka yang terdampak adalah petani yang kesulitan mengangkut hasil panen. Kondisi ini memicu peningkatan biaya operasional serta berpotensi menurunkan pendapatan.

“Keterlambatan distribusi akibat jalan rusak mengakibatkan penurunan kualitas komoditas seperti sayuran atau buah yang membusuk dan dapat memicu kerugian. Ini sangat menghambat perputaran ekonomi masyarakat,”jelasnya.

Kehadiran alat berat pun disambut antusias warga dengan rasa syukur. Mereka berharap akses yang semakin baik dapat memberikan kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama saat musim panen tiba.

“Terimakasih PT KLS dalam hal ini Ibu Hj Sulianti Murad dan keluarga besar Almarhum H.Murad Husain, yang telah menurunkan alat beratnya memperbaiki jalan usaha tani di desa kami. Semoga PT KLS semakin sukses dan berkembang,”ucap salah satu tokoh masyarakat Tawakala kepada media ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *