KABAR BANGGAI – Polres Banggai terus meningkatkan pemantauan terhadap penumpang kapal di Pelabuhan Rakyat Luwuk, yang merupakan jalur utama mudik bagi warga yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di berbagai wilayah.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan para pemudik melalui jalur laut yang menghubungkan sejumlah daerah di sekitar Sulawesi dan Maluku Utara.
Kepada wartawan, Kepala Subbag Humas Polres Banggai, IPTU Al Amin S. Muda, menjelaskan bahwa saat ini petugas kepolisian tengah memantau arus mudik melalui pemeriksaan kedatangan dan keberangkatan kapal di Pelabuhan Rakyat Luwuk.

“Minggu ini merupakan minggu puncak arus mudik Nataru, dan kami terus melakukan pemantauan secara intensif. Petugas kami tidak hanya melakukan pengecekan di kapal, tetapi juga di ruang tunggu penumpang,” ucap IPTU Amin pada Sabtu (21/12/2024).
Dikatakan oleh IPTU Amin, prediksi puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 22 dan 23 Desember 2024, sehingga pihak kepolisian mempersiapkan langkah-langkah antisipasi guna menghadapi lonjakan penumpang.
Petugas juga fokus pada beberapa rute penting, seperti kapal yang berlayar menuju Kabupaten Bangkep, Kabupaten Balut, dan Sanana, serta Taliabo di Maluku Utara, dan Gorontalo.
Sebagai bagian dari patroli rutin, polisi memeriksa tidak hanya kondisi kapal, tetapi juga fasilitas yang tersedia di pelabuhan, termasuk ruang tunggu penumpang.
Hal ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan para pemudik. Polisi juga memberikan imbauan kepada seluruh penumpang agar tetap waspada terhadap potensi kejahatan selama perjalanan, seperti pencurian atau penipuan.
“Kami menghimbau kepada para penumpang untuk selalu berhati-hati terhadap potensi kejahatan yang bisa terjadi dalam bentuk apapun.
Kami akan terus hadir untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik,” imbuhnya.
Polres Banggai juga berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan dan mempercepat proses keberangkatan penumpang, demi mencegah kepadatan dan kemacetan di sekitar pelabuhan.
Dengan adanya pengawasan yang ketat, diharapkan para pemudik dapat merayakan Nataru dengan aman dan lancar, serta menghindari potensi gangguan keamanan.
Pihak kepolisian juga mengingatkan agar masyarakat mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga kelancaran jalur transportasi, baik di darat maupun laut, guna menciptakan arus mudik yang tertib dan aman.**







