PNS Tewas Ditabrak Mobil di Luwuk Timur, Pengemudi Diduga Alami Microsleep

KABAR BANGGAI –  Kecelakaan tragis terjadi di ruas Jalan Trans Luwuk – Balantak, tepatnya di Desa Uwedikan, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, pada Selasa pagi (27/5/2025) sekitar pukul 10.30 WITA.

Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial US (55), warga Desa Tangeban, Kecamatan Masama, tewas di tempat setelah sepeda motor yang dikendarainya ditabrak sebuah mobil dari arah berlawanan.

Kecelakaan maut ini melibatkan sebuah mobil Toyota Avanza berwarna merah dengan nomor polisi DN 1790 NV, yang dikemudikan IR (51), warga Balantak.

Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan terjadi diduga akibat IR mengalami microsleep, yaitu kondisi tertidur sesaat tanpa disadari saat berkendara, sehingga mobil kehilangan kendali dan oleng ke jalur berlawanan.

Baca Juga Berita Ini:  Lapas Luwuk Gandeng Dinas Koperasi Promosikan Tas Rajutan Na'oko

“Diduga pengemudi dalam keadaan mengantuk sehingga kehilangan konsentrasi dan mengemudikan kendaraan oleng ke kanan, lalu menghantam motor korban yang datang dari arah berlawanan,” jelas Kasat Lantas Polres Banggai, AKP I Made Bagus Aditya, saat dikonfirmasi media.

Benturan keras antara mobil dan sepeda motor yang dikendarai korban menyebabkan kerusakan parah pada kendaraan roda dua bernomor polisi DN 4346 CW tersebut. Tak hanya kerusakan materi yang ditaksir mencapai Rp 6 juta, korban juga mengalami luka serius.

“Korban mengalami benturan hebat di bagian kepala dan patah pada kaki kanan. Saat kejadian, korban tidak mengenakan helm, yang memperparah luka di kepala dan menyebabkan korban meninggal dunia di tempat,” ujar AKP Bagus.

Baca Juga Berita Ini:  Siswi Tewas Akibat Kecelakaan di Malam Tahun Baru

Kecelakaan ini sontak mengundang perhatian warga sekitar yang langsung berupaya memberikan pertolongan. Namun nahas, nyawa korban tak bisa diselamatkan. Jasad korban kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk proses lebih lanjut.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Banggai segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kedua kendaraan yang terlibat, dan memeriksa sejumlah saksi mata di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. AKP Bagus mengimbau kepada seluruh pengendara agar tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi mengantuk, karena berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *