KABAR BANGGAI – Kejadian mengejutkan terjadi di kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Banggai, Kelurahan Soho, pada Jum,at 9 Mei 2025 Sore. Para karyawan nekat menyegel kantor tempat mereka bekerja sendiri, sebagai bentuk protes keras terhadap Direktur Utama PDAM, Bahrudin Amir.
Mereka menuntut agar sang Dirut segera dicopot dari jabatannya karena dinilai telah bertindak semena-mena terhadap para pegawai.
Aksi penyegelan ini bukan aksi biasa. Puluhan spanduk bertebaran di pagar kantor PDAM yang bertuliskan kecaman dan tuntutan pencopotan Dirut. Para karyawan menilai Bahrudin Amir telah menyalahgunakan wewenangnya, mulai dari kebijakan mutasi sepihak yang dinilai tidak sesuai prosedur, hingga tidak memberikan hak-hak normatif pegawai seperti tunjangan dan gaji lembur.
“Kami sudah bersabar cukup lama. Tapi ketika hak-hak kami dirampas dan kawan-kawan dimutasi secara tidak adil tanpa dasar yang jelas, ini sudah kelewatan,” tegas salah satu karyawan yang ikut dalam aksi tersebut.

Lebih mengejutkan lagi, isu ini menyeret ranah politik dan relasi kekuasaan. Publik mulai mempertanyakan keberanian Bupati Banggai dalam menyikapi polemik ini secara objektif, mengingat Dirut PDAM saat ini adalah iparnya sendiri.
Muncul pertanyaan tajam: Apakah Bupati memiliki nyali untuk mencopot kerabat dekatnya jika terbukti membuat kebijakan sewenang-wenang dan merugikan karyawan?
Desakan dari internal PDAM makin kencang terdengar. Sejumlah tokoh masyarakat pun mulai angkat suara. Mereka mendesak agar pemerintah daerah segera turun tangan dan mengambil langkah tegas demi menjaga marwah birokrasi dan pelayanan publik.
“Kita bicara tentang lembaga pelayanan dasar masyarakat. Kalau pimpinannya sudah tidak dipercaya dan jadi sumber konflik, maka harus segera diganti. Jangan sampai masyarakat ikut dirugikan,” ujar salah satu tokoh pemuda di Luwuk.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Bahrudin Amir maupun dari pihak Pemerintah Kabupaten Banggai. Namun gelombang tekanan publik untuk mencopot Dirut PDAM dipastikan akan terus menguat jika tidak segera ada penyelesaian.**












