Lapas Luwuk Luncurkan ‘Si Jempol’, Layanan Antar Obat untuk Warga Binaan

KABAR BANGGAI –  Sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi Warga Binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk meluncurkan inovasi baru bernama ‘Si Jempol’ (Siap Jemput Obat Langsung). Program ini dirancang khusus untuk memastikan para Warga Binaan yang menderita penyakit kronis dapat menerima obat secara tepat waktu dan efektif.

Pada Rabu (27/08/25), pukul 10.00 WITA, petugas Lapas Luwuk dari bidang perawatan melaksanakan program ini dengan mendatangi Apotek PRB Klinik Nur Medika, namun sebelumnya Petugas mengurus resep obat dari Puskesmas (PKM) Luwuk, kemudian menyerahkannya ke Apotek PRB Klinik Nur Medika.

Setelah obat disiapkan, petugas langsung mengantarkannya ke dalam lapas dan menyerahkan langsung kepada Warga Binaan yang menderita sakit kronis. Inovasi ‘Si Jempol’ ini memastikan tidak ada keterlambatan pengobatan bagi Warga Binaan yang membutuhkan perhatian khusus.

Program ‘Si Jempol’ sendiri sudah berjalan secara rutin dan dilaksanakan setiap akhir bulan. Selama ini, proses pengambilan obat sering kali memakan waktu dan mengganggu jadwal kegiatan harian Warga Binaan.

Baca Juga Berita Ini:  Lapas Luwuk Gelar Donor Darah, Peringati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-1

Menyadari tantangan tersebut, Lapas Luwuk berinisiatif menciptakan solusi yang lebih efisien dan humanis. Inovasi ‘Si Jempol’ memungkinkan petugas kesehatan Lapas Luwuk untuk proaktif mendatangi Warga Binaan yang membutuhkan obat, baik itu obat rutin maupun vitamin.

Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, menjelaskan bahwa program ini bukan hanya tentang efisiensi, tetapi juga jaminan kualitas hidup.

“Kami ingin memastikan kesehatan Warga Binaan tetap terjaga. Dengan ‘Si Jempol’, tidak ada lagi alasan untuk terlewat minum obat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa program ini adalah wujud komitmen Lapas Luwuk untuk menyediakan fasilitas yang setara dengan layanan kesehatan di luar.

Kepala PRB Klinik Nur Medika, dr. Ernita Kamindang menyambut baik kerja sama ini. “Kami sangat mendukung program ‘Si Jempol’ ini. Inovasi ini mempermudah proses penyaluran obat sehingga warga binaan bisa segera mendapatkan terapi yang mereka butuhkan.

Baca Juga Berita Ini:  Lapas Luwuk Perketat Pengawasan, Pegawai dan WBP Jalani Tes Urine

Ini adalah langkah yang sangat positif untuk sinergi pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, termasuk yang berada di dalam lapas,” ujar dr. Ernita.

Respons dari Warga Binaan pun sangat positif. Mereka merasa lebih diperhatikan dan terbantu. “Saya merasa lebih aman karena tidak perlu antre dan obat langsung diantar. Ini sangat membantu, terutama bagi kami yang punya riwayat penyakit kronis,” kata salah satu warga binaan.

Inovasi ‘Si Jempol’ diharapkan dapat menjadi model bagi Lapas lain dalam meningkatkan standar pelayanan kesehatan. Langkah proaktif ini tidak hanya mempercepat proses, tetapi juga membangun kepercayaan dan hubungan yang lebih baik antara petugas dan Warga Binaan. Red/Humas-LPLuwuk **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *