KABAR BANGGAI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk menggelar rangkaian kegiatan bakti sosial dalam rangka menyemarakkan Hari Bhakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) yang pertama.
Kegiatan yang dipusatkan di Lapas Luwuk ini meliputi Pengecekan Kesehatan Gratis bagi keluarga Warga Binaan dan Warga Binaan, serta Penyerahan Bantuan Sosial (Bansos) kepada keluarga Warga Binaan kurang mampu.
Acara bakti sosial ini semakin meriah dengan sinergi penuh dari dua Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Kementerian Imipas wilayah Banggai, yaitu Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Non TPI Banggai dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Luwuk.
Kepala Lapas Luwuk melauli Kasi Binapigiatja, Taufiq menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen jajaran Pemasyarakatan dalam memberikan kontribusi positif dan pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Pengecekan kesehatan gratis ini bertujuan untuk memastikan kesehatan masyarakat, sekaligus sebagai edukasi pentingnya gaya hidup sehat.
Kami juga berkolaborasi dengan Kanim Banggai dan Bapas Luwuk untuk menyelenggarakan cek Kesehatan gratis.
Selain itu, Lapas Luwuk juga menyerahkan bantuan sosial kepada keluarga Warga Binaan sebagai bentuk kepedulian kami terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Taufiq saat membuka acara.
Layanan pengecekan kesehatan yang diberikan meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, hingga konsultasi kesehatan umum yang dilayani oleh tim medis Lapas Luwuk.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, dengan puluhan warga memanfaatkan fasilitas kesehatan gratis tersebut.
Secara khusus, paket bantuan sosial yang diserahkan memiliki nilai lebih. Paket Bansos tersebut berisi kebutuhan pokok seperti minyak goreng, telur, dan mie instan, yang dilengkapi dengan sayur segar hasil panen kebun hidroponik Lapas Luwuk.
Penyertaan hasil pertanian hidroponik ini sekaligus menunjukkan keberhasilan program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di Lapas, di mana Warga Binaan dilatih menghasilkan produk yang bermanfaat dan berkualitas.
Ibu Rusni, salah satu keluarga Warga Binaan yang turut menerima paket bansos, menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan ini, apalagi ada sayur segar hasil kerja suami saya di dalam.
Ini menunjukkan bahwa di Lapas, suami saya benar-benar dibina dan hasilnya bisa kami rasakan di rumah,” katanya dengan haru.
Kepala Kantor Imigrasi Banggai yang di wakilkan oleh, Kasi Intelejen dan Penindakan Keimigrasian, Galih Rahartadi turut hadir dalam kegiatan tersebut, menambahkan bahwa kolaborasi ini adalah bukti soliditas jajaran Kemenimipas.
“Kami dari Imigrasi sangat mendukung kegiatan sosial ini. Hari Bhakti Kemenimipas bukan hanya peringatan internal, namun momentum untuk mempererat hubungan dan pengabdian kami kepada masyarakat,” kata Galih.
Senada dengan itu, Kepala Bapas Luwuk yang di wakili oleh, Kasubsi Bimbingan Klien Anak, Benny yang berpartisipasi dalam layanan cek kesehatan, mengatakan, “Kami sangat senang dapat berkontribusi langsung melalui layanan kesehatan ini. Partisipasi kami adalah cerminan dari peran Bapas dalam aspek pembinaan dan kepedulian sosial.”
Kakanwil Ditjenpas Sulteng, Bagus Kurniawan, memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan kegiatan ini.
Ia menilai, kolaborasi antara Lapas Luwuk, Kanim Banggai, dan Bapas Luwuk merupakan bukti nyata pengabdian kepada masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif jajaran di Lapas Luwuk dan UPT terkait. Kegiatan ini tidak hanya seremonial, tetapi menjadi bukti bahwa seluruh insan Kemenimipas mampu bersinergi dan memberikan kontribusi langsung yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam aspek kesehatan dan ekonomi,” ujar Bagus.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan tertib, serta mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat setempat. Red/Humas-LPLuwuk**
Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak
Editor : Imam. Penerbit : kabarbanggai.Com












