Lapas Luwuk Giatkan Pembinaan Pancasila guna Perkuat Wawasan Kebangsaan Warga Binaan

KABAR BANGGAI –   Untuk membentuk karakter dan memperkokoh rasa cinta tanah air para Warga Binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk kembali menggelar program pembinaan kepribadian berbasis wawasan kebangsaan.

Langkah nyata ini diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan dan Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila yang diikuti dengan antusias oleh puluhan Warga Binaan di ruang kelas pembinaan Lapas Luwuk, Kamis (6/8).

banner 900x250

Kegiatan ini dirancang untuk menanamkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pedoman hidup, sekaligus memperkokoh rasa cinta tanah air bagi para Warga Binaan selama menjalani masa pidana.

Petugas Registrasi Lapas Luwuk selaku pengajar, Gede Andika, menyampaikan bahwa pembinaan wawasan kebangsaan merupakan bagian tak terpisahkan dari proses reintegrasi sosial.

“Materi Pancasila ini kami berikan agar para Warga Binaan tidak hanya hafal sila-silanya, tetapi juga paham bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari di blok hunian maupun saat kembali ke masyarakat kelak. Ini adalah fondasi dasar untuk membentuk sikap disiplin dan saling menghargai,” ujar Gede Andika.

Baca Juga Berita Ini:  Lapas Kelas IIB Luwuk Tingkatkan Kewaspadaan Jelang NATARU 2024

Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh para peserta selama pemaparan materi. Salah seorang Warga Binaan, A, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan mengikuti kelas pembinaan ini. Menurutnya, pemahaman tentang Pancasila memberikan sudut pandang baru dalam bermasyarakat.

“Materi ini sangat menyadarkan kami, karena selama ini mungkin kami lupa akan pentingnya persatuan dan toleransi. Lewat pembelajaran ini, saya pribadi merasa lebih tenang, belajar saling menghormati sesama Warga Binaan, dan makin optimistis untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah bebas nanti,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun menegaskan bahwa kegiatan pembinaan ideologi bangsa ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai agenda rutin Lapas Luwuk.

Baca Juga Berita Ini:  19 PPPK Kemenag Banggai Resmi Dilantik, Momentum Awal Pengabdian Dengan Komitmen Disiplin dan Integritas

“Tembok Lapas bukan penghalang untuk mencintai negeri. Melalui pembinaan Pancasila ini, kami ingin memastikan bahwa saat tiba waktunya Warga Binaan kembali ke masyarakat, mereka hadir sebagai individu yang berkarakter kuat, berjiwa nasionalis, dan siap berkontribusi positif bagi bangsa dan negara,” tegas Bahrun.

Pembelajaran Pancasila ini diharapkan memberikan dampak positif secara nyata di lingkungan dalam Lapas. Agar suasana di blok hunian terasa lebih kondusif, tingkat toleransi antaWarga Binaan meningkat, serta tercipta budaya gotong royong yang kuat, baik dalam menjaga kebersihan lingkungan maupun dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan dan keterampilan. (Ks)**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *