Lapas Kelas II B Luwuk Gelar Tabligh Akbar, WBP Diajak Raih Berkah Ramadhan

KABAR BANGGAI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk menggelar kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.

Dengan tema “Jadikan Ramadhan Sebagai Bulan Rahmat dan Ampunan”, acara ini menghadirkan seluruh pejabat dan pegawai Lapas, panitia dari Yayasan Masyarakat Indonesia Setara, serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Islam.Senin, 24 Februari 2025.

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan menghadirkan penceramah K.H Dr. Muhammad Muaz, LC, M.H.I, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Hikmah Luwuk, yang juga merupakan perwakilan dari Yayasan Masyarakat Indonesia Setara.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Muaz mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum meraih rahmat dan ampunan dari Allah SWT.

Ia menekankan pentingnya memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta mempererat tali persaudaraan di tengah kehidupan yang penuh ujian.

“Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah, di mana pintu ampunan dibuka seluas-luasnya.

Semoga kita semua dapat menjalani bulan suci ini dengan hati yang ikhlas dan penuh semangat,” ujar Ustadz Muaz.

Baca Juga Berita Ini:  Kementerian Imigrasi Dan Pemasyarakatan Gelar Penanaman Pohon Kelapa Serentak, Lapas Luwuk Tanam di Lahan Kebun SAE Seluas Tiga Hektar

Selain tausiyah, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pejabat Lapas, anggota yayasan, dan WBP.

Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara, termasuk sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan bagi WBP untuk bertanya langsung kepada Ustadz Muaz.

Beberapa pertanyaan yang diajukan mencakup tata cara sholat yang benar bagi mereka yang belum memahami, termasuk WBP yang baru menjadi mualaf.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Ustadz Muaz menjelaskan, “Kita dianjurkan, terutama laki-laki, untuk sholat di masjid agar dapat dipimpin langsung oleh imam.

Dengan demikian, bacaan doa dan keseluruhan gerakan sholat akan mengikuti imam, sehingga niat tetap terjaga dan kesempurnaan ibadah dapat dicapai.”

Sementara itu, Kalapas Kelas IIB Luwuk, Efendi Wahyudi, A.Md.I.P., S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan spiritual bagi WBP agar mereka dapat memperbaiki diri selama menjalani masa pidana dan kembali ke masyarakat dengan lebih baik.

“Semoga melalui kegiatan ini, seluruh WBP dapat memperoleh keberkahan di bulan Ramadhan dan menjadi pribadi yang lebih baik, baik di dalam maupun di luar Lapas,” ujarnya.

Baca Juga Berita Ini:  Panen Raya Lapas Luwuk: Bukti Nyata Warga Binaan Mampu Mandiri

Kegiatan ini juga mendukung program akselerasi yang dicanangkan oleh Kementerian Hukum dan HAM, khususnya dalam upaya pemberantasan narkoba, pungutan liar, serta penggunaan handphone ilegal di dalam Lapas.

Untuk itu, Seksi Binapigiatja Lapas Kelas IIB Luwuk berinisiatif menggenjot program pembinaan kepribadian berbasis spiritual guna memberikan pemahaman kepada WBP tentang aturan-aturan agama agar mereka tidak kembali ke perilaku yang melanggar hukum.

Diharapkan, pembinaan ini dapat menjadi solusi dalam mengatasi berbagai persoalan di dalam Lapas, termasuk over kapasitas serta pelanggaran keamanan dan ketertiban yang disebabkan oleh narkoba, pungutan liar, dan penggunaan handphone ilegal.

Kegiatan Tabligh Akbar ini ditutup dengan doa bersama, memohon agar bulan suci Ramadhan yang akan datang membawa kedamaian, keberkahan, dan perubahan positif bagi seluruh peserta. Red/Humas.LP Luwuk.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *