Lapas Luwuk Gelar Pelatihan Baca Iqro’ untuk Bekal WBP di Masyarakat

KABAR BANGGAI  – Dalam upaya mempercepat akselerasi program pembinaan kepribadian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk kembali menggelar kegiatan pembinaan kerohanian berupa pelatihan membaca Iqro’ bagi WBP beragama Islam.

Program ini bertujuan untuk membekali mereka dengan pengetahuan agama yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat usai menjalani masa hukuman.

banner 900x250

Kegiatan yang berlangsung di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Luwuk ini dimulai pukul 08.30 WITA dan diikuti oleh warga binaan yang belum bisa membaca Al-Qur’an.

Pelatihan ini menjadi bagian dari program rutin yang dilaksanakan setiap hari Senin dan Selasa sebagai bentuk pembinaan keagamaan bagi para WBP.

Kalapas Luwuk, Efendi Wahyudi A.Md.I.P., S.Sos., M.Si., menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam membentuk karakter warga binaan.

Baca Juga Berita Ini:  Peringati Minggu Sengsara ke-VII, Lapas Luwuk Gelar Ibadah untuk 64 WBP Nasrani

“Program pembinaan seperti ini sangat penting dalam rangka pembentukan karakter dan kepribadian yang lebih baik bagi warga binaan.

Selain meningkatkan kemampuan spiritual mereka, kegiatan ini juga memberikan bekal yang akan berguna dalam kehidupan setelah bebas nanti,” ujarnya.

Pelatihan ini melibatkan warga binaan dari berbagai blok hunian, termasuk Blok 1 hingga Blok 8, serta Blok Lansia.

Proses pembelajaran berjalan dengan tertib dan penuh semangat.

Para peserta dengan antusias mengikuti bimbingan dari instruktur agar dapat memahami dasar-dasar membaca Al-Qur’an dengan benar.

Kakanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Bagus Kurniawan, A.Md.I.P., Sos., M.A., turut memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini.

“Pembinaan kerohanian merupakan salah satu pilar penting dalam proses rehabilitasi sosial di Lapas.
Kami berharap kegiatan ini dapat terus berkembang, tidak hanya membantu warga binaan dalam aspek keagamaan, tetapi juga memperkuat mereka secara moral dan mental untuk kembali berintegrasi dengan baik di masyarakat setelah menjalani masa hukuman,” jelasnya.

Baca Juga Berita Ini:  Sidak Mendadak Kanwil Sulteng di Lapas Luwuk, Blok Hunian Digeledah dan Warga Binaan Jalani Tes Urine”

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan warga binaan mendapatkan keterampilan spiritual yang dapat menjadi pedoman mereka dalam menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas.

Program ini tidak hanya memberikan mereka kesempatan untuk belajar, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan moral yang lebih mendalam.Red/Humas Lapas Luwuk**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *