Komitmen Pelayanan Medis, Lapas Luwuk Fasilitasi Kontrol Bedah Warga Binaan

KABAR BANGGAI  –  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk merujuk seorang Warga Binaan dengan inisial RS ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Banggai pada Senin (20/7), pukul 09.30 WITA.

Rujukan non-darurat ini dilakukan guna menjamin hak pemenuhan pelayanan kesehatan serta memastikan proses pemulihan pascarawat inap yang bersangkutan berjalan optimal melalui kontrol lanjutan di Poli Bedah.

banner 900x250

Proses rujukan medis tersebut dilaksanakan dengan pendampingan langsung oleh Perawat Lapas Luwuk, Putri Nurmasari, serta mendapat pengawalan ketat dari dua orang petugas pengamanan Lapas, yakni Rocky dan Zadamri, sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Bagi Lapas Luwuk, pelayanan kesehatan tidak hanya sebatas pemeriksaan di klinik, tetapi juga memastikan setiap Warga Binaan memperoleh akses terhadap layanan medis sesuai kebutuhannya. Untuk itu, koordinasi dengan rumah sakit rujukan terus dilakukan agar proses pemeriksaan maupun pengobatan berjalan lancar.

Baca Juga Berita Ini:  Cabjari Pagimana dan Auditor Kejati Sulteng Periksa Saksi Dugaan Korupsi APBDes Siuna 2021–2023

Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun menegaskan bahwa pemenuhan hak pelayanan kesehatan merupakan prioritas utama yang tidak boleh diabaikan, terlepas dari status hukum yang sedang dijalani oleh Warga Binaan.

“Kami berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan medis yang optimal. Rujukan ke RSUD ini adalah bentuk nyata bahwa hak-hak dasar Warga Binaan, khususnya di bidang kesehatan, selalu terpenuhi dengan baik. Jika ada yang membutuhkan penanganan spesialis, pasti kami fasilitasi sesuai aturan yang berlaku,” ujar Bahrun.

Perawat Lapas Luwuk, Putri Nurmasari, menjelaskan bahwa kontrol berkala ke dokter spesialis bedah sangat penting untuk memantau kondisi perkembangan fisik Warga Binaan setelah menjalani perawatan intensif beberapa waktu lalu.

“Pemeriksaan lanjutan di Poli Bedah ini penting untuk memastikan proses pemulihan pascarawat inap berjalan optimal. Kami memastikan setiap Warga Binaan yang membutuhkan tindakan atau kontrol medis spesialis mendapatkan hak penanganan yang layak sesuai prosedur yang berlaku,” tegas Putri.

Baca Juga Berita Ini:  Apel Terakhir AKBP Putu: Jaga Soliditas, Beri Layanan Terbaik Tanpa Air Mata

Sementara itu, Warga Binaan inisial RS menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan pelayanan yang diberikan oleh Lapas Luwuk selama masa pemulihan fisiknya.

“Saya sangat berterima kasih kepada Kalapas dan tim medis Klinik Lapas Luwuk yang tanggap. Sejak selesai rawat inap sampai penanganan kontrol ke RSUD hari ini, saya selalu didampingi dan dilayani dengan baik,” tutur RS.

Pelaksanaan kontrol kesehatan lanjutan di RSUD berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan medis oleh tim dokter spesialis selesai, Warga Binaan kembali dibawa ke Lapas Luwuk dalam kondisi stabil untuk menjalani perawatan serta pemantauan rutin dari tim medis Klinik Lapas. (Ks) **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *