Kakanwil Ditjenpas Sulteng Apresiasi Inovasi Lapas Luwuk Terapkan Sistem Money Cashless Bagi Warga Binaan

KABAR BANGGAI  – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kanwil Ditjenpas Sulteng) mengapresiasi langkah inovatif Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk yang menerapkan sistem money cashless bagi warga binaan.

Inovasi ini dinilai menjadi terobosan positif dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih transparan, aman, dan akuntabel di lingkungan pemasyarakatan.

banner 900x250 banner 900x250

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Bagus Kurniawan, saat melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Lapas Luwuk, Rabu (22/10/2025). Dalam kunjungan itu, Bagus didampingi oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Irpan, Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan M. Nur Amin, serta Kepala Lapas Luwuk Muhammad Bahrun.

Bagus meninjau langsung penerapan sistem pembayaran non-tunai di kantin dan koperasi warga binaan, termasuk operasional Primkopasindo Kantin dan Waserda yang dikelola Lapas Luwuk. Ia menilai, penerapan sistem digital ini tidak hanya memperkuat pengawasan transaksi keuangan, tetapi juga menanamkan budaya kejujuran dan tanggung jawab bagi warga binaan.

Baca Juga Berita Ini:  Imigrasi Banggai Peringati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-1 dengan Rangkaian Kegiatan Sosial

“Penerapan sistem money cashless ini adalah langkah maju. Selain meningkatkan keamanan transaksi, juga mengajarkan warga binaan pentingnya transparansi dan manajemen keuangan yang baik. Kami harap inovasi seperti ini bisa direplikasi oleh Lapas dan Rutan lain di Sulawesi Tengah,” ujar Bagus Kurniawan.

Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, menyampaikan bahwa inovasi ini lahir dari komitmen jajaran Lapas Luwuk untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta mendukung program Digitalisasi Pemasyarakatan yang dicanangkan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

“Dengan sistem ini, seluruh transaksi warga binaan mulai dari pembelian kebutuhan di kantin hingga tabungan terekam secara digital. Hal ini meminimalisir risiko penyalahgunaan uang tunai dan mempermudah pengawasan,” jelas Bahrun.

Baca Juga Berita Ini:  Wujudkan Lapas Aman, Kalapas Luwuk Sambut Hangat Kunjungan Kapolres Banggai

Sebagai informasi, inovasi ini merupakan bentuk kolaborasi Lapas Luwuk bersama Bank BRI dalam menghadirkan sebuah card Brizzi untuk proses pembayaran non tunai bagi warga binaan.

Dengan penerapan sistem money cashless dan penguatan inovasi berbasis teknologi di Lapas Luwuk, Kanwil Ditjenpas Sulteng berharap tercipta layanan pemasyarakatan yang Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel, serta mampu menjadi role model bagi satuan kerja pemasyarakatan lainnya di Sulawesi Tengah. (  Humas Kanwil Dijenpas Sulteng )

Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *