KABAR BANGGAI – Suasana di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banggai terasa berbeda dari biasanya. Podcast PWI Banggai baru saja mencetak momen spesial dengan menghadirkan narasumber eksklusif, Hj. Sulianti Murad, dalam sebuah dialog mendalam yang dipandu oleh jurnalis senior, Iskandar Djiada.Jum,at 08 Mei 2026.
Dalam perbincangan hangat tersebut, sosok yang akrab disapa Ibu Anti ini membuka tabir sejarah panjang berdirinya imperium bisnis perkebunan kelapa sawit di tanah Banggai. Ia membawa pemirsa kembali ke masa awal perjuangan sang ayah, Almarhum Murad Husain, sang maestro yang menggagas berdirinya PT Kurnia Luwuk Sejati (KLS).
Ibu Anti memaparkan bahwa kesuksesan yang dinikmati PT KLS saat ini tidaklah datang secara instan. Perjalanan bisnis dimulai sejak tahun 1970-an, di mana Almarhum Murad Husain harus melewati berbagai rintangan yang menguji mental.
“Membangun Perkebunan dan Pabrik kelapa sawit tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ayahanda pernah mengalami fase kegagalan yang pahit, namun justru dari sanalah motivasi besar muncul untuk bergerak lebih maju,” ungkap Sulianti dalam podcast tersebut.
Kegigihan sang ayah kini diteruskan oleh Sulianti Murad. Di bawah kepemimpinannya, PT KLS bukan sekadar entitas bisnis yang mencari keuntungan semata, melainkan telah bertransformasi menjadi perusahaan yang mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal, memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat luas.
Ada satu warisan paling berharga yang ditinggalkan Almarhum Murad Husain kepada anak-anaknya, yakni nilai sedekah. Sulianti menegaskan bahwa setiap langkah kaki yang ia pijak di lapangan selalu dibarengi dengan niat berbagi. Hal ini telah menjadi budaya perusahaan di PT KLS.
Hingga saat ini, PT KLS dikenal sebagai perusahaan dengan “tangan dingin” yang rutin menyalurkan bantuan. Tidak hanya bantuan langsung kepada warga yang membutuhkan, tetapi juga kontribusi nyata dalam pembangunan rumah ibadah (masjid) di pelosok Kabupaten Banggai. Bagi Sulianti, rezeki yang mengalir ke perusahaan adalah titipan yang harus dikembalikan manfaatnya kepada umat.
Meski memiliki jadwal yang sangat padat, kehadiran Sulianti di PWI Banggai juga menjadi ajang pemberian motivasi. Ia berpesan kepada seluruh jajaran pegawai PT KLS untuk menjaga integritas dalam bekerja dan tidak pernah lelah melakukan kebaikan.
“Bekerjalah dengan baik dan lanjutkan terus tradisi sedekah ini. Itulah yang membuat usaha kita tetap eksis dan diberkahi hingga saat ini,” pungkasnya menutup sesi dialog.
Kisah PT KLS adalah potret nyata bagaimana sebuah visi yang dibarengi dengan ketulusan berbagi dapat menciptakan kejayaan yang bertahan melintasi generasi.( Imam) **













