Idul Fitri dan Palestina

Sungguh amat pedih 500.200 nyawa saudara kita yang terbunuh secara kejam, tidak mampu membangunkan nurani pemimpin negeri-negeri muslim untuk mengerahkan tentara mereka membebaskan Palestina.

Berbagai tubuh anak-anak dan perempuan yang terluka bahkan rusak tidak mampu membuat pemimpin negeri muslim menyingkirkan ketakutan mereka terhadap negeri-negeri barat dan Israel.

Kehidupan politik yang sarat dengan keuntungan duniawi telah membuat para pemimpin takut mengambil resiko.

Mereka lebih memilih keuntungan dunia dan segala perjanjian ekonomi daripada membela agama dan saudara seimannya.
Situasi ini mengharuskan kita untuk mencari alternatif sistem yang lain.

Kita Kita tidak bisa lagi berharap terhadap Hak Asasi Manusia dan Demokrasi barat yang tidak berpihak kepada muslim khususnya Palestina.

Kita juga tidak bisa lagi berharap kepada pemimpin negeri-negeri muslim hari ini yang takut dan tunduk kepada barat.

Pilihan satu-satunya hanya sistem Islam yang dipimpin oleh seorang khalifah yang bertakwa dan bertanggung jawab terhadap kaum muslim.

Baca Juga Berita Ini:  Lapas Luwuk Gelar Dua Sesi Layanan Kunjungan Idul Fitri, Ratusan WBP Dikunjungi

Sebab dari sisi keimanan, sistem Islam adalah sistem yang shahih dari Allah swt. Sehingga umat Islam di negeri ini maupun di negeri-negeri Islam lain wajib menjadikan Islam sebagai sistem hidup mereka, dan membuang sistem demokrasi dari barat.

Dari sisi sejarah, terbukti dalam sejarah panjang penerapan Islam sejak masa Rasulullah sampai negara Islam terakhir di Turki telah menghantarkan umat Islam pada peradaban gemilang dengan kemajuan yang luar biasa. Islam menjadi peradaban yang ditakuti musuh selama 13 abad, sehingga tidak ada satupun yang berani berfikir untuk menyerang kaum muslim.

Ketika di sistem Islam, khalifah akan mengarahkan kaum muslimin untuk berjihad hingga semua negeri muslim yang terjajah bisa dibebaskan dan kembali ke pangkuan negara Islam.

Negara Islam tidak akan mau berkompromi dengan negara-negara Barat maupun lembaga-lembaga internasional yang nyata-nyata melindungi Zion*.

Baca Juga Berita Ini:  Teror Kepada Pers, Teror Kepada Demokrasi

Negara Islam. juga tidak akan terikat dengan perjanjian ataupun solusi dua negara yang diprakarsai oleh Barat dan akan menjadi negara independen, tidak boleh disetir oleh negara lain. Pembebasan Palestina akan terwujud jika negeri-negeri Islam bersatu dalam satu negara Islam yakni Khilafah Islamiyah yang telah dijanjikan Rasulullah akan tegak kembali.

Hal ini akan menguatkan keyakinan umat bahwa fajar kemenangan islam akan makin dekat.

Umat membutuhkan khilafah untuk dapat merasakan kebahagiaan hakiki. Umat harus berjuang untuk menegakkan khilafah karena khilafahlah pelindung hakiki umat Islam seluruhnya.

Oleh karena itu, dibutuhkan jamaah dakwah yang akan membangun kesadaran umat untuk berjuang menegakkan kembali Khilafah untuk melangsungkan kembali kehidupan Islam.
Perjuangan menegakkan khilafah harus menjadi agenda utama umat Islam. Umat harus bahu membahu berjuang menegakkan Khilafah**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *