Aksi Solidaritas HMM dan HIMAKSI untuk Poso Bangkit

KABAR BANGGAI –  Kami dari Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) dan Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKSI) turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah gempa bumi berkekuatan M5,8 yang mengguncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Gempa ini telah merenggut nyawa sepasang suami-istri, melukai puluhan warga, serta membuat masyarakat harus mengungsi di tenda-tenda darurat. Pemerintah daerah pun telah menetapkan status tanggap darurat hingga 31 Agustus 2025.

Berdasarkan data dari BPBD, tercatat 208 rumah warga mengalami kerusakan, 28 rumah ibadah terdampak, serta beberapa sekolah dan fasilitas umum juga rusak.

Kondisi ini menegaskan bahwa kebutuhan mendesak bukan hanya pada makanan dan obat-obatan, melainkan juga pada hunian sementara, pemulihan tempat ibadah, serta sarana pendidikan yang harus segera dipulihkan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.

Sebagai wujud kepedulian, kami memulai aksi penggalangan dana pada tanggal 22–24 Agustus 2025 di Kota Luwuk. Fokus utama bantuan ini kami arahkan untuk keluarga yang rumahnya rusak berat, masyarakat yang kehilangan tempat ibadah, serta anak-anak yang sekolahnya ikut terdampak. Kami ingin memastikan bahwa setiap bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang paling membutuhkan.

Baca Juga Berita Ini:  Desa Babang Buyangge Bangun Bronjong Rp100 Juta untuk Tangkal Banjir

Kami juga berkomitmen untuk menjaga transparansi dalam setiap prosesnya. Semua donasi yang terkumpul akan dicatat dengan rapi, diumumkan secara terbuka, serta dipertanggungjawabkan kepada publik. Kepercayaan adalah modal terbesar, dan kepercayaan itu hanya bisa dijaga dengan kejujuran serta akuntabilitas.

“Gempa di Poso ini mengingatkan kita bahwa musibah bisa datang kapan saja, menimpa siapa saja. Sebagai mahasiswa manajemen, kami merasa terpanggil untuk memastikan gerakan solidaritas ini berjalan dengan teratur, terarah, dan benar-benar menjawab kebutuhan korban.

Bagi kami, ini bukan hanya soal mengumpulkan dana, tapi juga bagaimana mengelolanya dengan baik agar setiap rupiah menjadi harapan baru bagi mereka yang terdampak,” ujar Ketua Umum HMM, Adiva Nabila.

Baca Juga Berita Ini:  “Satlantas Banggai Bagi Sembako di Ponpes, Ada Pesan Penting di Baliknya”

“Kami dari Himpunan Mahasiswa Akuntansi ingin menegaskan bahwa setiap sumbangan dari masyarakat akan kami jaga dengan penuh tanggung jawab.

Semua pemasukan dan penyaluran akan dicatat secara terbuka, sehingga siapa pun bisa melihat alurnya. Kami ingin membuktikan bahwa rasa empati bisa sejalan dengan sikap profesional.

 Harapan kami, melalui keterbukaan ini, semakin banyak orang yang percaya dan ikut berbagi untuk membantu pemulihan saudara-saudara kita di Poso,” ujar Ketua Umum HIMAKSI, Halsyah Handayani.

Sebagai penutup, kami bersama-sama berharap agar kondisi di Poso segera pulih kembali, baik secara fisik maupun psikologis.

Semoga keluarga yang kehilangan rumah dapat segera memiliki tempat tinggal yang layak, anak-anak bisa kembali belajar dengan tenang, dan masyarakat dapat beribadah dengan damai.

Kami yakin, dengan kepedulian dan kebersamaan, luka dan trauma akan berangsur sembuh, dan Poso akan bangkit lebih kuat dari sebelumnya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *