Jalan Kemanusiaan PT KLS, Saat Ambulans Menjadi Jembatan Harapan Bagi Rakyat Banggai

KABAR BANGGAI –  Di balik deru mesin dan aktivitas ekonomi, ada detak kepedulian yang tidak pernah padam. PT Kurnia Luwuk Sejati (KLS) kembali membuktikan bahwa eksistensi sebuah perusahaan bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan tentang sejauh mana manfaatnya mampu menyentuh nadi kehidupan masyarakat.

Dalam sebuah seremoni yang penuh khidmat, PT KLS secara resmi menyerahkan bantuan 4 unit mobil ambulans untuk masyarakat di empat wilayah besar di Kabupaten Banggai. Langkah ini menjadi bukti nyata konsistensi perusahaan dalam mengabdi kepada daerah selama lebih dari lima dekade.

Direktur Utama PT KLS, Hj. Sulianti Murad, SH, MM, dalam sambutannya menekankan sebuah pesan yang mendalam. Baginya, penyerahan ambulans ini bukan sekadar urusan logistik atau infrastruktur, melainkan manifestasi dari nilai kemanusiaan yang harus berada di atas segalanya.

“Kemanusiaan adalah hukum tertinggi. Ketika nilai kemanusiaan hadir, maka segala sekat kepentingan baik itu bisnis, organisasi, maupun politik harus menyingkir. Keselamatan dan nyawa manusia adalah nilai yang tidak dapat ditawar,” tegas Sulianti Murad, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Gerindra Banggai.

Ia menambahkan bahwa akses terhadap pertolongan medis yang cepat dan manusiawi merupakan wujud penghormatan terhadap hak hidup. “Ambulans ini adalah sarana penyambung harapan keselamatan dan kehidupan bagi mereka yang sedang berjuang melawan kondisi darurat,” tuturnya penuh haru.

Baca Juga Berita Ini:  Dekranasda Banggai Hadiri Raker Strategis Pengembangan Kerajinan Lokal di Palu

Bantuan ini didistribusikan secara strategis untuk menjangkau pelosok Kabupaten Banggai yang memiliki tantangan geografis cukup luas:

  1. Wilayah I: Meliputi Kecamatan Luwuk, Luwuk Timur, Luwuk Selatan, Luwuk Utara, dan Nambo.
  2. Wilayah II: Meliputi Kecamatan Kintom, Batui, Batui Selatan, Toili, Toili Barat, Toili Jaya, dan Moilong.
  3. Wilayah III: Meliputi Kecamatan Masama, Lamala, Mantoh, Balantak, Balantak Utara, dan Balantak Selatan.
  4. Wilayah IV: Meliputi Kecamatan Pagimana, Lobu, Bunta, dan Nuhon.

Momentum ini juga menjadi ajang refleksi atas sejarah panjang PT KLS. Sulianti Murad mengingatkan bahwa semangat berbagi ini adalah warisan dari pendiri perusahaan, Almarhum Murad Husain. Sejak berdiri tahun 1971, PT KLS telah ditanamkan filosofi untuk selalu hadir sebagai solusi bagi masyarakat Banggai.

“Kami memohon doa untuk Almarhum Bapak Murad Husain. Apa yang kami lakukan hari ini adalah upaya untuk terus menghidupkan niat tulus beliau dalam membangun tanah kelahirannya,” ucapnya.

Baca Juga Berita Ini:  Penaklukan Gaya Baru: Saat Pelantikan PPPK Jadi Simbol Kekuasaan

Bupati Banggai, Amirudin, melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Amin Jumail, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Menurutnya, program CSR PT KLS sangat sejalan dengan pilar utama pembangunan daerah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif.

“Kondisi geografis kita adalah tantangan. Kehadiran ambulans ini sangat strategis untuk mempercepat respon medis. Ini bukan sekadar bantuan fisik, tapi wujud nyata tanggung jawab moral perusahaan terhadap daerah tempat mereka beroperasi,” ujar Amin Jumail membacakan sambutan tertulis Bupati.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya Komisaris PT KLS yang juga Wakil Ketua I DPRD Banggai, Wardani Murad, Ketua MUI Banggai Zainal Abidin Alihamu, anggota DPRD Lutpi Samaduri dan Herdiyanto Djiada, serta perwakilan Dinas Kesehatan.

Kehadiran para tokoh ini mempertegas bahwa sinergi antara swasta, pemerintah, dan pemuka agama adalah kunci utama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi rakyat.

PT KLS berharap, keempat ambulans ini dapat dirawat dan dimanfaatkan secara optimal, sehingga tidak ada lagi nyawa yang terancam hanya karena lambatnya akses transportasi menuju pusat kesehatan.( IMAM) **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *