Wujudkan Pemasyarakatan PASTI Prima, Lapas Luwuk Salurkan Premi Produksi bagi Warga Binaan

KABAR BANGGAI  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk melaksanakan kegiatan pembagian premi hasil pembinaan kemandirian kepada Warga Binaan, Sabtu (28/2/2026), bertempat di Lapangan Dalam Lapas Luwuk. Pembagian premi dilakukan secara langsung oleh Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, didampingi Kasi Binapigiatja dan Kasubsi Giatja.

Premi yang diberikan merupakan hasil dari kegiatan produksi program ketahanan pangan serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dikelola oleh warga binaan di dalam lapas. Program tersebut meliputi pertanian, meubelair serta berbagai keterampilan kerja lainnya yang bernilai ekonomis.

Pembayaran premi dilaksanakan secara non-tunai melalui kartu BRIZZI masing-masing warga binaan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan hasil pembinaan.

Salah satu Warga Binaan penerima premi berinisial A mengungkapkan rasa syukur dan motivasinya setelah menerima hasil dari jerih payahnya.

 “Saya merasa dihargai karena hasil kerja kami benar-benar diperhatikan. Ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus belajar dan bekerja lebih baik lagi. Mudah-mudahan ilmu dan pengalaman ini bisa saya manfaatkan saat bebas nanti,” ungkap A.

Baca Juga Berita Ini:  Atasi Over Kapasitas, Lapas Luwuk Pindahkan 10 Warga Binaan ke Lapas Lain di Sulteng

Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, menyampaikan bahwa pemberian premi ini merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras dan partisipasi aktif Warga Binaan dalam program pembinaan kemandirian.

“Pembinaan kemandirian bukan hanya untuk mengisi waktu selama menjalani masa pidana, tetapi menjadi bekal keterampilan dan pengalaman kerja saat kembali ke masyarakat. Premi ini adalah hak mereka atas hasil kerja yang telah dilakukan secara produktif dan bertanggung jawab,” ujar Muhammad Bahrun.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan Core Value Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, yaitu PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Melayani, dan Akuntabel).

Menurutnya, pengelolaan program pembinaan dan pembayaran premi secara transparan merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan layanan pemasyarakatan yang profesional dan akuntabel.

Baca Juga Berita Ini:  Panen Raya Lapas Luwuk: Bukti Nyata Warga Binaan Mampu Mandiri

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program pembinaan kemandirian di Lapas Luwuk.

“Kami mendorong seluruh satuan kerja untuk terus mengoptimalkan program pembinaan yang produktif dan berdampak nyata. Pembayaran premi kepada Warga Binaan adalah implementasi nyata sistem pemasyarakatan yang memberikan hak, membangun keterampilan, serta menanamkan nilai tanggung jawab. Ini adalah wujud Pemasyarakatan yang PASTI Prima dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Melalui program ini, Lapas Luwuk terus berkomitmen membangun Warga Binaan yang mandiri, produktif, dan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik. Red-Humas/Lapas Luwuk.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *