“Seluruh Sudut Kamar Diperiksa Ketat, Inilah Pernyataan Kalapas Saat Sidak di Lapas Luwuk”

KABAR BANGGAI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk melakukan langkah tegas dalam menjaga integritas dan keamanan lingkungan blok hunian. Pada Senin malam (6/4), jajaran petugas Lapas Luwuk dan Bapas Luwuk serta Aparat Penegak Hukum (APH) menggelar penggeledahan besar-besaran dengan menyisir seluruh blok hunian Warga Binaan tanpa terkecuali.

Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WITA dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk. Petugas memeriksa setiap sudut kamar, mulai dari ventilasi, kolong tempat tidur, hingga lemari pakaian milik Warga Binaan. Aksi ini dilakukan guna memastikan tidak adanya peredaran barang-barang terlarang di dalam Lapas.

banner 900x250 banner 900x250

Setelah penyisiran dilakukan selama beberapa jam di seluruh blok, pihak Lapas memberikan pernyataan resmi terkait hasil temuan di lapangan. Berdasarkan pemeriksaan intensif tersebut, petugas menyatakan tidak menemukan adanya narkotika maupun perangkat komunikasi (handphone).

Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun menyampaikan bahwa hasil ini merupakan bukti dari komitmen petugas dalam menjalankan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban.

Baca Juga Berita Ini:  AirAsia Resmi Buka Rute Surabaya–Makassar-Luwuk, Gerbang Baru Menuju Indonesia Timur

“Kami telah menyisir seluruh kamar di setiap blok hunian. Hasilnya, Lapas Luwuk dinyatakan steril dari narkoba dan handphone. Ini adalah bagian dari upaya kami mewujudkan komitmen Zero HALINAR(Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba),” tegasnya.

Kehadiran personel TNI/POLRI dalam razia ini juga menegaskan dukungan penuh para APH terhadap terciptanya lingkungan Lapas yang bersih. Perwakilan dari Polres Banggai yang turut mendampingi jalannya penggeledahan menyatakan apresiasinya terhadap keterbukaan dan ketegasan pihak Lapas.

“Kami sangat mendukung langkah proaktif yang dilakukan Lapas Luwuk. Dari hasil pendampingan kami, memang tidak ditemukan barang bukti narkoba maupun barang terlarang lainnya.

Sinergitas ini penting untuk memastikan tidak ada celah bagi peredaran gelap narkotika yang dikendalikan dari dalam Lapas,” ujar Aiptu Karyadi.

Meski tidak ditemukan barang terlarang, pihak Lapas menegaskan bahwa razia serupa akan terus dilakukan secara rutin dan mendadak. Hal ini bertujuan untuk mempersempit ruang gerak oknum yang mencoba memasukkan barang-barang ilegal ke dalam lingkungan Lapas.

Baca Juga Berita Ini:  PSU Banggai Kembali Digugat, Bansos Jelang Pemungutan Suara Jadi Sorotan

Selain penggeledahan fisik, Lapas Luwuk juga terus memperketat pengawasan di pintu masuk utama dan melakukan pemeriksaan ketat terhadap barang titipan bagi Warga Binaan.

Menanggapi hasil tersebut, Plh. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Sulawesi Tengah, Irpan memberikan apresiasi tinggi. Beliau menegaskan bahwa sterilisasi Lapas dari barang terlarang adalah instruksi langsung yang tidak bisa ditawar-tawar.

“Saya mengapresiasi kinerja jajaran Lapas Luwuk yang terus konsisten menjaga marwah institusi. Komitmen kami jelas: tidak ada ruang bagi narkoba dan alat komunikasi ilegal di dalam blok hunian,” tegasnya.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan langsung Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait upaya deteksi dini, pemberantasan peredaran narkoba, dan sinergi dengan Aparat Penegak Hukum lainnya baik, dari pihak Polri maupun TNI guna mewujudkan Lapas PRIMA. ( Humas LP Luwuk)**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *