KABAR BANGGAI – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Luwuk kembali mencatat capaian positif melalui pelaksanaan Panen Sawi Hidroponik Tahap II pada Kamis (27/11/2025). Panen yang berlangsung di lahan hidroponik dalam tembok Lapas tersebut menghasilkan 20 kilogram sawi segar, sebagai bukti nyata kontribusi Lapas Luwuk dalam mendukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, terutama di bidang ketahanan pangan.
Kegiatan panen dilakukan oleh Kasibinapigiatja, Kasubsi Kegiatan Kerja, staf, peserta magang, serta tiga Warga Binaan yang terlibat aktif dalam pengelolaan lahan hidroponik seluas ±60 m² tersebut. Program hidroponik ini telah menjadi wadah pembinaan untuk melatih warga binaan menguasai teknik bercocok tanam modern.

Salah satu Warga Binaan berinisial PA yang ikut dalam kegiatan menyampaikan rasa syukurnya dapat terlibat dalam kegiatan produktif ini. “Saya bangga bisa ikut mengelola tanaman hidroponik. Banyak ilmu baru yang saya pelajari, dan saya berharap bisa memanfaatkannya setelah bebas nanti,” ungkapnya.
Hasil panen kemudian disalurkan ke dapur sehat Lapas melalui vendor penyedia bahan makanan (bama) untuk diolah menjadi menu harian Warga Binaan. Pemanfaatan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pangan sekaligus efisiensi pemenuhan kebutuhan bahan makanan di lingkungan pemasyarakatan.
Plh. Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Taufiq, mengapresiasi kerja keras seluruh tim serta manfaat kegiatan ini bagi Warga Binaan. “Panen ini adalah bukti bahwa pembinaan kemandirian berjalan efektif ketika dilakukan secara berkelanjutan. Kami terus mendukung penuh 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta arahan pimpinan,” tegasnya.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan juga memberikan tanggapan positif atas keberhasilan kegiatan ini. “Program seperti ini patut diapresiasi. Selain memperkuat ketahanan pangan, kegiatan ini membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang bermanfaat setelah mereka bebas. Lapas Luwuk telah menunjukkan kerja nyata dan inovasi,” ungkapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan panen berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Lapas Luwuk berharap keberhasilan ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi lapas lainnya dalam mengembangkan program kemandirian dan ketahanan pangan. Red-Humas/Lapas Luwuk**
Editor : Imam Penerbit : Kabarbanggai.Com
Setahun Bekerja-Bergerak berdampak











